30 Desember 2023 - 02:42 WIB | Dibaca : 1,298 kali

Kisruh Ketua RT Bodong, Warga Jalan Banten Plaju Tuntut Tindakan Tegas Pihak Berwenang

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Swara.id | Palembang – Sebanyak 50 orang warga Jalan Banten RT 001 RW 001 Kelurahan 16 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II Palembang yang mengaku resah karena kesulitan dalam kepengurusan pencatatan sipil.

Hal ini disebabkan Ketua RT 001 yang berpindah domisili, dan situasi ini sudah berlangsung lebih dari 3 bulan terakhir.

Berdasar info warga, Ketua RT tersebut berpindah domisili tanpa memberikan amanat siapa yang menggantikan posisinya.

“Dengan kondisi seperti ini, kakak kandung dari Ketua RT berinisial DR ini mengambil alih posisi adiknya tanpa adanya musyarawah dengan warga ataupun pemilihan ulang,” ucap Syahroni salah satu warga RT 001 yang juga mengaku kesulitan mengurus administrasi kependudukan belakangan ini, Jum’at (29/12/23).

Kata Roni, posisi ketua RT itu diambil alih baru diketahui mereka setalah muncul surat selebaran berisikan meminta sumbangan untuk kegiatan keagamaan yang ditandatangani DR dengan mengatasnamakan sebagai Ketua RT Saat ini.

“Oleh karena itu kami berharap ada tindakan dari pemerintahan baik itu lurah camat maupun PJ Sekda kota Palembang sampai PJ Wali Kota Palembang,” ucap dia.

Baca Juga :  Besok Vaksinasi Pertama Kepala Daerah, Deru : Saya Akan Divaksin di Puskesmas

Untuk itu Roni bersama dengan 49 warga lainnya telah membuat kesepakatan dengan menandatangani untuk dilaksanakan pemilihan Ketua RT ulang.

“Kami sudah bertemu Lurah kami untuk menyelesaikan persoalan ini namun untuk bertemu camat sudah beberapa kali kami berkunjungn namun yang bersangkutan selalu tidak ada ditempat,” ucap Roni.

Roni juga menjelaskan berjalannya itu pihaknya dipersulit oleh oknum pegawai kecamatan dengan tidak memprosesnya pengaduannya.

“Pegawai kecamatan itu bahkan menjelaskan ke kami kalau DR itu juga mengumpulkan tanda tangan kesepakatan warga yang mendukungnya menjadi RT,” tutup.

Komentar