27 Desember 2022 - 02:00 WIB | Dibaca : 688 kali

Ketua KPUD Banyuasin Tanggapi Demo Aliansi Aktivis Peduli Demokrasi Banyuasin

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Kalaupun teman-teman aksi menduga kami KKN, silahkan dibuktikan dengan data yang valid

SWARAID, BANYUASIN: Ketua KPUD Banyuasin secara positif memberikan tanggapannya terkait aksi demo yang dilakukan pada Jumat (23/12/22) lalu, oleh Aliansi Aktivis Peduli Demokrasi Banyuasin (AAPDB).

Ketua KPUD Banyuasin, Nurul Mubarok, S. E., M. Si mengatakan sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh AAPDB, dirinya menilai bahwa itu adalah hal yang wajar dan bagian dalam sistem demokrasi.

Hanya saja, pada dasarnya apa yang menjadi tuntutan AAPDB, dalam proses perekrutan PPK telah dijalankan KPUD sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Terimakasih untuk teman-teman yang kemarin melakukan aksi, yang sudah mau mengingatkan kami. Jika memang masih ada yang sana-sini belum puas, itulah dinamika perekrutan. Kalaupun teman-teman aksi menduga kami KKN, silahkan dibuktikan dengan data yang valid, dan jika ada oknum dari KPUD yang melakukan itu, bisa dilaporkan ke DKPP,” kata Mubarok, saat djumpai diruang kerjanya, Senin (26/12/22).

Ditegaskan dia, bahwa sepanjang proses perekrutan PPK yang telah dilalui, secara keseluruhan Mubarok menilai bahwa tahapan perekrutan telah dilakukan sejalan dengan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  Di Akhir Masa Jabatan, Bupati-Wabup Banyuasin Kebut Pembangunan Infrastruktur

Bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, tahapan rekrutmen pada saat ini telah menggunakan cara digital, baik dari penerimaan pendaftaran hingga ujian peserta yang berbasis sistem CAT (Computer Assisted Test).

“Sekarang ujian itu langsung menggunakan komputer, CAT itu setahu saya susah untuk ‘bermain’, karena saya rasa teman-teman juga tahu jika menggunakan sistem tersebut. Setelah peserta menjawab soal ujian, nilai nya langsung muncul, jadi saya juga kurang paham dimana celahnya sampai teman-teman bilangnya kurang transparan. Sepengetahuan saya, sistem CAT itu standarnya sama dengan yang diberlakukan oleh BKN dalam merekrut CPNS,” jelas dia.

Bahkan untuk wawancara, KPUD Banyuasin telah menyiapan 4 tim penguji, dimana tiap-tiap penguji memiliki bidangnya masing-masing.

Setiap peserta yamg lolos ke tahapan wawancara, mereka yang telah selesai tes, keseluruhan nilai yang didapatkan dari tiap penguji akan dijumlahkan. Setelah itu, hasil wawancara tersebut langsung diumumkan dengan turut menyertakan nilai ujian.

“Kalau pengumuman dari KPUD lain mungkin dirangking cuma diambil 10 besar tanpa menampilkan nilainya, berbeda dengan KPUD Banyuasin, hasil dari wawancara kami umumkan dan kami tampilkan nilai-nilainya, baik dari penguji 1 hingga 4. Kami lakukan secara transparan, jadi dimana letak kesalahannya hingga teman-teman menganggap kami telah kolusi dan nepotisme,” tutur dia.

Baca Juga :  Ratusan Masyarakat Padati Acara Telang Mengaji KH. Said Aqil Siroj

“Sebelumnya juga panitia telah menandatangani fakta integritas, tentu saya yakin dengan itu. Kalaupun teman-teman AAPDB menemukan indikasi adanya kebocoran data atau soal ujian yang dilakukan oleh oknum panitia, silahkan teman-teman laporkan ke DKPP, karena disana ruangnya, dengan membawa bukti dan data yang valid, kami KPUD Banyuasin tentunya telah melakukan tugas dengan semaksimal dan setransparan mungkin” timpalnya.

Pasca aksi demo beberapa hari lalu, KPUD Banyuasin membeberkan hingga saat ini belum melakukan dialog langsung bersama Aliansi Aktivis Peduli Demokrasi Banyuasin (AAPDB). Sebelumnya AAPDB telah menyerahkan surat pernyataan sikap pada KPUD Banyuasin.

Jangan Lewatkan

Komentar