oleh

Idul Adha, HD Serukan Semangat Berkurban Bantu Warga Terdampak Pandemi

Oleh : | Editor : Egi Saputra
Dibaca :275 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (20/07/21) : Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru dan keluarga menggelar sholat Idul Adha di Griya Agung Palembang, Selasa (20/7) pagi.

Sholat eid gubernur di Griya Agung tersebut digelar dengan jumlah jemaah yang terbatas pada anggota keluarga yakni sang istri Hj Febrita Lustia HD, anak dan menantu. Nampak diantaranya dr. Syamsuddin Isaac Suryamanggala dan Muhammad Yaser yang tidak lain merupakan anggota DPRD Prov. Sumsel.

Selain itu pelaksanaan sholat Idul Adha 1442 Hijriah kali ini digelar dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat sebagai upaya mengurangi kerumunan guna memutus rantai penyebaran Covid 19.

Usai menggelar sholat eid berjemaah, Gubernur Herman Deru mengajak masyarakat untuk memaknai hari raya kurban sebagai bentuk ujian ketangguhan solidaritas sekaligus sebagai ajang meningkatkan rasa empati pada warga lainnya yang terdampak pandemi yang diwujudkan dengan keikhlasan dalam berkorban.

“Banyak sekali makna yang kita ambil dalam perayaan dua kali hari raya di tahun ini. Kita bersyukur nilai-nilai solidaritas dan pengorbanan itu masih ada. Masih banyak saudara-saudara kita yang saling berbagi melalui kurban,” ungkapnya.

Baca Juga :  RD: Bicara Vaksin, Bicaralah Kepada Ahlinya !

Untuk itu, Herman Deru mengajak bagi warga Sumsel yang memiliki kemampuan dan kelapangan harta agar berkurban dan berbagi dengan warga sekitar. Dia juga mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam berinteraksi dengan mayarakat.

“Saya secara pribadi, mewakili keluarga dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1442 H. Mohon maaf lahir dan batin. Ayo kita wujudkan semangat berqurban,” imbuhnya.

Sementara itu, Imam sekaligus Khotib Sholat Idul Adha 1442 H, Abdurrahman, M.Pd.I dalam khotbahnya menegaskan, salah satu makna yang terkandung dalam perayaan Idul Adha adalah membuang jauh rasa memiliki terhadap semua hal yang bersifat duniawi.

“Idul Adha bisa dimaknai sebagai upaya menjaga amanah dan tanggungjawab yang diberikan dan menyadari segala apa yang telah kita miliki hanya titipan Allah semata,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Gubernur H Mawardi Yahya dan Wakil Ketua TP PKK Provinsi Sumsel, Hj. Fauziah MD serta anggota keluarga melaksanakan Sholat Idul Adha 1442 H di kediaman pribadinya di Jalan Musyawarah Kecamatan Gandus.

Baca Juga :  Jelang Libur Panjang Pemkot Antisipasi Sebaran Covid-19

Usai sholat sunah dan menyimak khutbah, Mawardi dan keluarga melakukan penyembelihan hewan kurban berupa dua ekor sapi dan tiga ekor kambing.

Mawardi Yahya menuturkan, momen hari raya Idul Adha diharapkannya dapat menjadi wahana dalam memperbanyak doa. Melakui ibadah kurban dia berharap membantu meringankan beban sesama warga.

“Sebagai manusia kita diwajibkan ikhtiar dan berdoa. Semoga pandemi ini segera berakhir. Dimomen hari raya idul adha ini menjadi ajang kita berbagi utamanya untuk masyarakat yang terdampak pandemi,” terang Wagub singkat.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya