4 September 2022 - 12:08 WIB | Dibaca : 700 kali

Harga BBM Naik, Supir Speedboat Bahas Rencana Kenaikan Ongkos

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

Dikatakan bahwa di situasi musim paceklik, jumlah penumpang juga tidak seramai ketika musim panen

SWARAID, PALEMBANG: Pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sejumlah nada keberatan disuarakan masyarakat terutama para supir angkutan.

Dijumpai SWARAID di Pelabuhan Benteng Kuto Besak Palembang, beberapa supir speedboat tengah ramai membicarakan hal ini. Sebagai pengguna BBM dalam jumlah besar per harinya, para supir speedboat mengeluhkan kenaikan yang terasa memberatkan..

“Mungkin mau dak mau kami harus naikkan ongkos. Inilah lagi kami bahas.” Kata MN, salah satu supir speedboat jurusan Palembang-Terusan Dalam, Muara Telang, Minggu (4/9/22).

Diketahui sebelum harga BBM naik, ongkos yang dipatok adalah sebesar Rp80 ribu per penumpang.

“Kami rencanonyo genap ke 100 (ribu) lah.”

Para supir speedboat mengaku keberatan dengan kenaikan ini. Dikatakan bahwa di situasi musim paceklik, jumlah penumpang juga tidak seramai ketika musim panen.

“Penumpang sepi. Biaya sekali jalan speedboat ni besak. Kalu minyak sekaleng (20 liter, red) itu untuk sejam jalan. Bayangkelah. Dari dusun ke Palembang sekitar 1,5 jam. Kalu gelombang kuat, tambah lambat. Kalu penumpang cuma duo, tigo wong, saro kami.” Keluh MN.

Baca Juga :  BBM Subsidi Masih "Bobol" Sana Sini, DPR Minta Menteri Bentuk Satgas

Berdasarkan pantauan, beberapa speedboat dengan jurusan yang sama pada hari ini, hanya ada dua unit yang beroperasi. Dijelaskan MN hal tersebut dikarenakan kondisi sepi penumpang.

Makonyo speedboat aku banyak penumpang kareno speed lain dak jalan galo hari ini. Cuma duo speed hari ni yang jalan. Penumpang sepi.”

Mewakili rekan seprofesinya, MN menitipkan pesan kepada para pemangku wewenang dan kebijakan agar dapat memberi solusi dari persoalan ini.

“Bukan nak protes, kami paling ngiring bae kalu minyak naik otomatis ongkos kami naik. Tapi jugo otomatis penumpang ngeluh.” Katanya.

Lantas kami pun menjumpai seorang penumpang yang akan pulang ke kampung halaman di Desa Terusan Dalam, ia mengaku belum tau perihal rencana kenaikan ongkos speedboat.

“Nah belum tau. Yo nak makmano lagi memang minyak naik. Tapi terus terang memang teraso berat nian.” Ujar NI.

Komentar