Koordinator Aksi GLOBB meminta Pemkab Banyuasin untuk mengusut tuntas dugaan oknum anggota DPRD Kabupaten Banyuasin yang mengambil keuntungan besar
SWARAID, BANYUASIN: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin didesak untuk segera melakukan evaluasi terhadap realisasi dana POKIR (Pokok Pikiran Rakyat).
Karena itu, Gabungan LSM dan Ormas Banyuasin Bersatu (GLOBB) menggelar aksi damai di Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (01/09/22).
Ketua LSM Nusantara Express Ismail mengatakan bahwa adanya indikasi penyimpangan terhadap realisasi anggaran dana POKIR bulan Juni yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat dan semestinya benar-benar tepat sasaran namun kenyataannya dipergunakan untuk kepentingan pribadi.
“Dari hasil investigasi kami di lapangan bahwasannya dana Pokir tersebut tidak tepat sasaran, terbukti dengan beberapa Oknum anggota DPRD kabupaten Banyuasin yang memiliki yayasan pribadi mengalokasikan dana POKIR tersebut untuk Kepentingan yayasan milik pribadi mereka,” jelas Ismail.
Menurut Ismail, saat ini Banyuasin sedang mengalami defisit anggaran sebesar Rp 193 Milyar, jadi jangan ditambah lagi dengan permasalahan lain yang dapat membebani APBD Banyuasin.
“Saya meminta kepada Bupati Banyuasin dan Wakil Bupati Banyuasin untuk mengevaluasi dana Pokok Pikiran Rakyat (Pokir) ini,” tegasnya.
Sementara itu, Koordinator Aksi GLOBB Suhaimi meminta Pemkab Banyuasin untuk mengusut tuntas dugaan oknum anggota DPRD Kabupaten Banyuasin yang mengambil keuntungan besar dari proyek-proyek yang bersumber dari dana POKIR tersebut.
“Dikerjakan secara mandiri dengan modus operandi menggunakan perusahaan sendiri baik berbentuk CV maupun Perseroan Terbatas (PT), bahkan ada yang berani bertransaksi antar para wakil rakyat di Bumi sedulang setudung tersebut. Usut tuntas masalah ini, kalau tidak kami akan bawa ke ranah hukum,” kata Suhaimi.
Ditengah aksi damai, Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Banyuasin Hazmi mewakili Bupati Banyuasin Askolani menerima dengan baik masa GLOBB.
“Kedatangan teman-teman ini tentunya dalam rangka kontrol sosial, ini akan saya sampaikan kepada bapak Bupati agar teman-teman bisa bertemu beliau dan bisa melakukan dialog langsung nantinya,” ungkapnya singkat.















Komentar