23 Juli 2025 - 06:50 WIB | Dibaca : 5,890 kali

Garuda Muda Tantang Thailand di Semifinal Piala  AFF  U‑23 2025: Duel Klasik di GBK

Laporan : Tim Swara
Editor : Egi Saputra

Swara.id | Jakarta – Jalan Timnas Indonesia U‑23 menuju podium Piala AFF U‑23 Mandiri Cup 2025 akan melewati hadangan berat lawan lama, Thailand. Kedua negara dipastikan beradu taktik di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (25/7/2025) pukul 20.00 WIB, usai sama‑sama menjuarai grup fase penyisihan.

Rekam jejak fase grup

Indonesia melenggang sebagai kampiun Grup A berbekal kemenangan telak 8‑0 atas Brunei Darussalam, sukses 1‑0 menekuk Filipina, dan hasil imbang 0‑0 melawan Malaysia, mengemas tujuh poin dan selisih gol +9.

Thailand menyegel puncak Grup C berkat kemenangan meyakinkan 4‑0 atas Timor‑Leste sebelum ditahan 0‑0 oleh Myanmar, mengumpulkan empat poin dengan selisih gol +4.

Hasil impresif kedua kubu membuat duel nanti diprediksi sengit sekali, jika kalah pupuslah harapan ke final.

Pelatih Thailand, Thawatchai Damrong‑Ongtrakul menyadari keunggulan waktu istirahat Indonesia yang lebih panjang, namun menegaskan Gajah Putih Muda siap tempur.

“Tentu saja, itu sesuatu yang sudah kami rencanakan, dalam hal pemulihan, karena kami punya 2 hari untuk istirahat. Tapi kami sudah menetapkan tujuan bahwa kami ingin menjadi nomor satu di grup, tidak peduli siapa yang kami hadapi di grup itu.” ujar Pelatih yang berusia 51 tahun itu.

Baca Juga :  Kualifikasi Piala Asia U-17 Tetap Lanjut, Tapi Tanpa Penonton

Garuda Muda besutan Gerald Vanenburg belum memberi pernyataan terkini, tetapi suara di ruang ganti menilai laga ini ajang pembuktian generasi belia Indonesia setelah kegagalan di final edisi 2023.

Semifinal lain: Vietnam vs Filipina

Beberapa jam sebelum kickoff Indonesia–Thailand, Vietnam (juara Grup B) bentrok melawan Filipina (runner‑up terbaik) di venue yang sama pada pukul 16.00  WIB.

Partai ini akan menentukan calon lawan pemenang Indonesia–Thailand di final, membuka peluang final ideal ASEAN bila Garuda dan Golden Stars sama‑sama melaju.

Atmosfer panas di GBK

Panitia lokal menyiapkan tambahan kuota tiket setelah penjualan daring tahap pertama ludes dalam hitungan jam. Pihak keamanan mengerahkan 3.000 personel gabungan untuk memastikan laga berjalan tertib, mengingat rivalitas panjang kedua negara di level usia muda.

Komentar