13 Oktober 2022 - 06:37 WIB | Dibaca : 798 kali

Dugaan Perampokan Rumah Kadus Diperkuat Raibnya Sejumlah Barang

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Kondisi dalam rumah sudah teracak-acak, korban ditemukan di dalam ruangan terpisah

SWARAID, BANYUASIN: Dua orang pasutri yang ditemukan tewas di rumahnya di Pulau Rimau, Banyuasin diduga ialah korban perampokan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban yang merupakan Kepala Dusun (Kadus) III Desa Nunggal Sari Pulau Rimau, Banyuasin, Sunardi (55) dan istrinya Sri Nanti (50) ditemukan terpisah diruangan berbeda dalam kondisi bersimbah darah penuh luka bacok dan terikat ban dalam, pada rabu pagi (12/10/22).

Dugaan sementara Satreskrim Polres Banyuasin, kedua pasutri ini tewas sejak dini hari.

Seperti yang disampaikan Kapolres Banyuasin AKBP Imam Safi’i melalui Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Hary Dinar, dari hasil olah TKP saat ini sejumlah harta benda milik korban turut raib.

“Kondisi dalam rumah sudah teracak-acak, korban ditemukan di dalam ruangan terpisah,” Ucapanya.

Dari hasil olah TKP, dan keterangan sejumlah saksi, beberapa barang yang hilang adalah kalung emas seberat dua suku, 3 buah cincin emas seberat setengah suku, anting-anting seberat 0.25 gram, rokok senilai Rp25 juta, tiga buah ponsel Nokia genggam, dua buah ponsel pintar Vivo dan Realme, dan sejumlah uang tunai.

Baca Juga :  Hadir di Sidang Sengketa Kampus UBD, Sunda Ariana Dikawal Ketat

“Korban Sunardi selain menjabat kadus juga seorang petani, sementara si istri merupakan pedagang,” Imbuh Kasat Reskrim Polres Banyuasin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, korban pasutri ini diduga tewas akibat luka sabetan senjata tajam pada beberapa bagian tubuh korban.

“Sepertinya bukan di tembak, karena tidak ditemukan luka tembak. Adanya sejumlah luka bacok dan sabetan di tubuh korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pulau Rimau Ipda Yogitriana.

Korban Sunardi saat ditemukan tertelungkup di ruang tamu dengan kondisi terikat, mendapat luka robek pada Kuping kiri, atas kening kiri, dagu sebelah kiri, bagian kepala belakang, serta luka memar pada bagian mata kanan.

Sementara untuk Korban Sri Nanti mendapat luka robek senjata tajam pada bagian kepala bagian belakang, luka jeratan sekeliling leher, dan luka memar pada bagian mata kiri.

Komentar