21 Mei 2022 - 06:33 WIB | Dibaca : 1,045 kali

Diganti dengan Sistem MLFF, Kartu Tol Tidak Akan Digunakan Lagi Mulai 2024

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA:  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) akan menerapkan secara penuh sistem transaksi nontunai nirsentuh atau layanan menggunakan sistem multilane free flow (MLFF) sebagai pengganti kartu tol pada 2024.

“Kalau dari sisi perjanjian, implementasi secara penuh akan dilaksanakan pada 2024,” ujar Kepala BPJT Danang Parikesit, dikutip dari Antara, Sabtu (21/5/22).

Menurut Danang, proses ini tentunya ada transisi seperti pengurangan gerbang tol dan sebagainya yang akan dilakukan secara bertahap.

Penerapan teknologi nontunai nirsentuh ini bukan sesuatu yang langsung berubah karena BPJT juga akan melihat kesiapan teknologinya, kesiapan dan respons dari konsumen, serta kesiapan penegakan hukumnya.

“Jadi semua akan kita lakukan secara bertahap dengan kemampuan kita untuk beradaptasi dengan teknologi baru ini,” kata Danang.

BPJT sendiri saat ini berencana akan melakukan uji coba sistem transaksi tersebut pada tahun ini yang akan dilaksanakan oleh PT Roatex Indonesia Toll System (RITS) sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol.

Baca Juga :  Breaking News !! Ricuh, Aksi Cipayung Plus Berakhir Penangkapan

“Secara timeline, kita mengharapkan akan memulai proses uji coba MLFF pada tahun ini. Harapan kita kalau tidak ada kendala teknis, sesuai kesepakatan akan dilakukan upaya implementasi secara bertahap yang tergantung pada hasil uji coba yang akan dilaksanakan oleh RITS sebagai Badan Usaha Pelaksana Sistem Transaksi Tol,” kata Danang.

Sebelumnya, Kementerian PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menargetkan transaksi nontunai dan nirsentuh di jalan tol itu akan diterapkan secara bertahap di beberapa ruas jalan tol pada akhir tahun ini.

Untuk tahap awal implementasi dimulai dengan masa transisi pada beberapa ruas jalan tol, di mana sebagian gardu pada setiap gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik.

Kepala BPJT Danang Parikesit menyampaikan bahwa untuk penerapannya direncanakan akhir tahun 2022, sedangkan untuk ruas jalan tol yang akan diterapkan sistem tersebut pada akhir tahun masih dalam pembahasan.

Multilane Free Flow (MLFF)

MLFF adalah transaksi pembayaran tol yang dilakukan dalam kecepatan normal dengan menggunakan teknologi nirsentuh.

Baca Juga :  Seorang Perawat Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Driver Gocar, Viral!

Biasanya, pengemudi yang melakukan transaksi di Gerbang Tol menggunakan e-toll membutuhkan waktu untuk membuka kaca kendaraan, kemudian melakukan tapping kartu e-toll.

Namun, dengan diterapkannya teknologi transaksi nirsentuh di Jalan Tol atau dikenal Multi Lane Free Flow (MLFF) ini, pengguna tol tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol dan mengantri saat melakukan pembayaran.

Nantinya, saat kendaraan melewati pintu tol, saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi di ponsel akan langsung terpotong.

Menggunakan Tekonologi GNSS

Teknologi yang diterapkan pada MLFF yaitu Global Navigation Satelit System (GNSS), yaitu sistem yang memungkinkan melakukan transaksi melalui aplikasi di smartphone dan dibaca melalui satelit.

Sehingga, ketika kendaraan berada di gardu jalan tol, alat itu akan terbaca melalui sistem di satelit.

Sistem ini membuktikan, penggunaan uang elektronik telah mengurangi waktu transaksi menjadi 4 detik dibandingkan transaksi manual 10 detik.

Sehingga, penggunaan MLFF tentunya memiliki manfaat besar karena dapat menghilangkan waktu antrian menjadi nol detik.

Manfaat lain dari MLFF adalah efisiensi biaya operasi dan meminimalisir bahan bakar kendaraan.

Baca Juga :  Ini Daftar Menteri dan Wakil Menteri yang Dilantik oleh Jokowi

Komentar