SWARAID, JAKARTA : Anita Wahid menuliskan gagasannya yang cukup menarik perhatian publik. Lewat akun Twitternya @AnitaWahid salah satu putri Almarhum KH. Abdurrahman Wahid (Gusdur) ini menyarankan agar Presiden Joko Widodo memiliki Juru Dengar, bukan hanya Juru Bicara.
Menurutnya, hal tersebut sudah pernah disampaikannya kepada Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman dengan maksud agar semua kelompok dan lapisan masyarakat dapat juga didengar oleh pemerintah, bukan hanya masyarakat yang harus mendengar apa yang disampaikan oleh pemerintah.
“Minggu lalu saya titip request lewat bang @fadjroeL agar selain Juru Bicara, ditambah juga dengan Juru Dengar. Biar gak buzzer2 atau yang ABS aja yang didengerin, tapi semua kelompok dan lapisan masyarakat didengar juga. Semoga sudah disampaikan dan semoga didengar.” Tulis putri Presiden ke empat RI tersebut, Sabtu (30/10/21).
Melansir dari cnnindonesia.com bagi Anita pemerintah selama ini cenderung mendengar kalangan tertentu. Khususnya orang-orang yang mendukung pemerintahan Jokowi. Padahal mereka belum tentu mewakili aspirasi kelompok yang beragam secara luas.
“Karena selama ini pemerintah lebih banyak berusaha menjelaskan sudut pandang kepada masyarakat, tapi justru minim dalam mendengarkan sudut pandang masyarakat,” tegas Anita.
Anita juga berkaca dari pembungkaman yang kerap dilakukan pemerintah melalui instrumen hukum, negara atau pihak tertentu yang dilakukan di media sosial.
“(Mereka) membungkam melalui penggunaan medsos, seperti pakai troll, doxing, pengambilan akun.” lanjutnya.
Juru dengar akan memiliki tugas berkeliling dan mendengar berbagai keluhan pandangan masyarakat dari berbagai lapisan. Anita menekankan, pemegang jabatan itu tak boleh punya sikap partisan dan harus bebas dari tekanan kelompok tertentu.
“Tugasnya benar-benar mendengarkan dan mengumpulkan pandangan-pandangan yang beragam, dan tidak boleh memfilternya,” pungkas Anita.










Komentar