25 September 2020 - 10:54 WIB | Dibaca : 819 kali

Bonsai, Hobi yang tak Lekang oleh Waktu

Laporan : Tim Swara
Editor : Egi Saputra

SwaraID – Palembang (25/9/20) : Ditengah kesibukan pekerjaan yang sangat melelahkan, masyarakat tentunya banyak mempunyai hobi masing-masing untuk melepas penat seusai bekerja.

Trend mengoleksi tanaman kerdil atau yang biasa disebut bonsai akhir-akhir ini pamornya menjadi naik kembali, tanaman yang dikerdilkan untuk membuat miniatur tanaman asli di alam bebas ini banyak menarik perhatian kalangan orang tua, khususnya laki-laki.

Anton (40) kolektor bonsai yang bertempat tinggal di Jalan Panca Usaha 5 Ulu Palembang saat ditemui SwaraID, dia tengah memasang kawat pada ranting-ranting pohon bonsai nya agar sesuai dengan bentuk yang dia inginkan.

Anton menjelaskan bahwa memelihara bonsai membutuhkan kesabaran yang tinggi, selain butuh keuletan, bonsai juga membutuhkan waktu yang lama untuk menjadi bentuk yang indah.

“Kalau merawat bonsai itu butuh kesabaran, saya saja untuk menjadikan bonsai ini enak dilihat, butuh waktu 3 sampai 5 tahun,” terang Anton.

Pria yang memiliki 2 (dua) orang anak ini juga, mengungkapkan hobinya memelihara bonsai sudah sejak lama.

“Kalau hobi memang susah dari lama, bonsai ini dari dulu sampai sekarang tetap eksis,” lanjut Anton sambil memangku anaknya.

Baca Juga :  Rangkaian Harlah ke-24 Tahun, EK LMND Palembang Kibarkan Bendera Indonesia di Puncak Bukit Kaba

Bonsai juga memiliki banyak jenis, seperti Anting Putri, Jeruk Kengke, Beringin, Cendrawasih, Kelapa Gading dan masih banyak lagi. Bonsai dikenal memang sudah sejak lama, dan banyak di gandrungi oleh kalangan pria, namun dengan tampilan yang indah, bonsai juga memiliki harga yang relatif mahal.

“Kalau harga itu tergantung bentuknya, kalau kisaran harga mulai dari 500 ribu sampai 1 juta itu yang standar, kalau yang bagus bisa sampi 5 juta keatas.” Tutup Anton.

Komentar