19 Oktober 2022 - 14:11 WIB | Dibaca : 638 kali

Bocah 12 Tahun Tenggelam di Sungai Sekanak Lambidaro

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Korban sendiri baru dapat ditemukan setelah 15 menit pencarian oleh warga yang menceburkan diri ke sungai

SWARAID, PALEMBANG: Belum setahun diresmikan, Sungai Sekanak Lambidaro sudah menelan korban jiwa.

Bocah 12 tahun tenggelam di icon baru destinasi wisata palembang,  sekitar pukul 16:00 WIB, Rabu  (19/10/22).

Bocah yang tenggelam itu diketaui bernama M. Rizky Gunawan (12) warga Jl AKP M. Amin Lorong Gaspa Rt.08 Rw. 04 Kelurahan 18 Ilir Kecamatan Ilir Timur.

Bocah itu tenggelam saat berenang bersama dengan teman temannya di Sungai Sekanak tepatnya di dekat Jalan Fatinayah yang berbatasan langsung dengan rumah susun (rusun) Kelurahan 23 Ilir Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Menurut pengakuan saksi yang merupakan warga setempat, Sarif (58) menjelaskan yang pertama kali melihat bocah itu tenggelam adalah istrinya.

Sontak ia langsung berteriak mengatakan ada anak tengelam.

“Saya coba membantu dengan ikut mencari di dalam sungai,” ungkapnya.

Diakui, saat kejadian kondisi sungai keadaan keruh dan memang air tengah kondisi naik pasang.

Seketika saat tau korban tenggelam, menjadi sorotan warga yang langsung mengeremuni pinggiran sungai.

Korban sendiri baru dapat ditemukan setelah 1 jam pencarian oleh warga yang menceburkan diri ke Sungai Sekanak Lambidaro.

Baca Juga :  Nekat Nyebur Demi Drum Plastik, Warga SU II Hanyut di Sungai Musi

Korban ditemukan tak jauh dari posisi awal pertama kali berenang bersama teman-temannya.

“Kendalanya tadi kondisi air. Airnya tidak jernih, jadi gelap sekali di dalam air. Saya saja pakai bambu, terus ditancapkan di air. Terasa seperti ada yang menyentuh jadi kami periksa rupanya memang dia,” ujarnya.

Selain itu warga juga mengalami kesulitan saat hendak mengangkat tubuh korban ke permukaan.

“Badannya licin waktu dipegang. Jadinya kami sulit buat mengangkat ke atas. Tapi Alhamdulillah bisa terangkat,” ucapnya.

Diketahui korban saat ditemukan dalam keadaan lemas dan dibawa ke RS AK Gani Palembang untuk mendapat pertolongan medis. Namun sayang, nyawa korban tidak tertolong.

Menurut pengakuan ayah korban, MGS. M. Syarif Riduan (64), dirinya mendapatkan kabar tersebut dari teman korban.

“Saya di rumah dapat kabar dari teman-temannya kalo anak saya tenggelam, saya langsung ke sana.” Terangnya.

Komentar