31 Mei 2022 - 04:17 WIB | Dibaca : 866 kali

Berburu Beasiswa Pascasarjana di Negeri Jiran, Ini Syarat dan Dokumen yang Diperlukan

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, JAKARTA: Bagi Anda yang berminat atau bahkan sedang berburu beasiswa S2 (Magister dan Doktoral) di luar negeri, mungkin informasi ini sangat sayang untuk dilewatkan.

Bertajuk Malaysia International Scholarship (MIS), pemerintah Negeri Jiran telah membuka pendaftaran beasiswa untuk lulusan sarjana dari berbagai negara dunia, tak terkecuali Indonesia.

Menyalin laman Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia, berikut adalah informasi terkait dengan beasiswa ini:

Jadwal pendaftaran

Pendaftaran sudah dibuka untuk tahun akademik 2022/2023  sejak 15 Mei 2022 dan baru akan ditutup pada 15 Juni mendatang.

Negara yang bisa mendaftar

Total ada 85 negara yang bisa mendaftar beasiswa internasional ini, meliputi sejumlah negara di Afrika, Amerika, Australia, Eropa, dan Asia-Pasifik termasuk Indonesia.

Bidang studi

MIS hanya diperuntukkan bagi peserta yang akan menjalani kuliah Magister dan Doktoral secara penuh dan tidak untuk mereka yang berencana kuliah paruh waktu.

Area studi yang akan diprioritaskan dalam MIS adalah beberapa bidang studi berikut ini:

  • Pendidikan
  • Seni dan kemanusiaan
  • Ilmu sosial, jurnalistik, dan informasi
  • Bisnis, administrasi, dan hukum
  • Ilmu alam, matematika, dan statistika
  • Informasi dan teknologi komunikasi
  • Mesin, manufaktur, dan konstruksi Pertanian, kehutanan, perikanan, dan peternakan
  • Kesehatan dan kesejahteraan (kecuali kedokteran, farmasi, dan keperawatan).
Baca Juga :  Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Eksekutif Kota Palembang Adakan Pendidikan Dasar Organisasi

Persyaratan

Kandidat harus memenuhi sejumlah kriteria berikut untuk bisa mendaftar MIS:

  • Usia tidak lebih dari 40 tahun untuk pendaftar Magister dan tidak lebih dari 45 tahun untuk pendaftar Doktoral
  • Baik untuk pelamar Magister maupun Doktoral harus memiliki nilai akademik yang baik, ditunjukkan dengan GPA minimal 3,0
  • Kemampuan bahasa Inggris yang baik, dibuktikan dengan sertifikat IELTS minimal 6,0 atau nilai TOEFL minimal 550
  • Mengajukan proposal penelitian tertulis dengan minimal 1.000 kata dengan tema yang relevan di bidang studi yang dituju.

Dokumen yang dibutuhkan

Adapun dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar MIS adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi Paspor (masa berlaku minimal 6 bulan)
  • Fotokopi Transkrip Akademik F
  • otokopi sertifikat TOEFL/IELTS
  • Surat rekomendasi dari 2 pihak
  • Endorsement form
  • Admission Letter ke universitas di Malaysia
  • CV
  • Proposal penelitian

Dokumen-dokumen ini harus diubah dalam format PDF dan diunggah secara online melalui sistem aplikasi pendaftaran di https://biasiswa.mohe.gov.my/INTER/index.php.

Biaya yang ditanggung Pelamar yang berhasil akan mendapatkan biaya kuliah secara penuh dan uang tunjangan hidup bulanan sebesar RM 1,500.00 per bulan.

Baca Juga :  Ketua PD KMHDI Sumsel 2018-2020 Maju Sebagai Balon Ketua Presidium PP KMHDI

Lama masa studi yang ditanggung beasiswa adalah 24 bulan untuk S2 dan 36 bulan untuk S3. Namun, untuk biaya perjalanan menuju Malaysia tidak termasuk dalam tanggungan MIS.

Sehingga kandidat yang dinyatakan diterima harus mengatur dan membiayai sendiri perjalanan mereka ke Malaysia dan akomodasi awal ketika tiba di sana.

Komentar