4 Januari 2021 - 14:16 WIB | Dibaca : 1,532 kali

Awal Tahun, Pemprov dan Pemkot Bahas Rencana “Mendandani” Infrastruktur

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (04/01/2021): Gubernur Sumatera Selatan dan Walikota Palembang dengan di dampingi OPD terkait lakukan rapat koordinasi membahas persoalan infrastruktur dan penataan kawasan kota di kota Palembang.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sumatera Selatan ini merupakan upaya Pemerintah dalam membangun sinkronisasi dan sinergitas mendukung pembangunan infrastruktur yang memadai dan merata dengan mengkolaborasikan antara program PUPR Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.

“Setelah kewajiban provinsi boleh dikatakan selesai untuk infrastruktur seperti jalan, jembatan. Maka kita akan merambah ke infrastruktur kabupaten/kota yang mana kita awali mulai dari kota Palembang.” Terang Herman Deru Gubernur Sumatera Selatan.

Bagi Deru, wacana yang akan dilakukan bersama Pemerintah Kota Palembang bukan hanya terkait jalan dan jembatan tapi termasuk pengairan, sungai, termasuk juga kolam retensi, dan pemukiman. Herman Deru menerangkan sinergitas ini akan berorientasi kepada perawatan infrastruktur. Deru menuturkan dalam 2021 Pemerintah akan melakukan perawatan kondisi jalan, drainase, penataan ruang kota dan pemukiman, yang dilakukan demi menopang pertumbuhan penduduk yang meningkat di kota Palembang.

Baca Juga :  Wagub Mawardi Ajak Pramuka Sumsel Aktif Berbakti Tekan Penyebaran Pandemi Covid 19

“Jadi pertemuan ini sangat produktif karena dimana kita langsung dapat eksekusi dari beberapa permasalahan yang timbul. Antara lain bahwa di setiap ke Pekerjaan Umum (Dinas PU) ini, baik Pusat, Provinsi, maupun Kota Kabupaten. Saya sebut dengan istilah awam punya ‘dapur umum’. Jadi mendandani kondisi infrastruktur yang sifatnya non program”. Tuturnya.

Selain itu Deru mencanangkan suatu sistem pelayanan dimana masyarakat bisa melapor secara via telpon terkait dengan permasalahan pada kebijakan pusat, provinsi dan kabupaten kota.

“Jadi masyarakat bisa langsung menyampaikan, tapi tidak hanya di infrastruktur, termasuk juga lanyanan, traffic lalulintas juga menjadi bahasan kami”.

Terakhir Deru menyampaikan setelah rampung dengan penataan kota pihaknya akan merambah ke daerah yang terdekat di Palembang yaitu Kabupaten Ogan ilir, dan kabupaten Banyuasin yang secara posisi paling dekat dengan kota Palembang.

“Setelah ini kita akan ke PALOBA (Palembang, Ogan ilir, Banyuasin). Jadi ada sebuah satu kawasan yang harus terintegrasi.” Tambah Deru.

Sementara, Harnojoyo Walikota Palembang mengapresiasi terhadap Gubernur Sumatera Selatan atas rencana melakukan kerjasama dengan Pemerintah Kota di awal tahun 2021 ini.

Baca Juga :  Rencana Penghapusan Honorer Bikin Cemas, Walikota: Jangan Resah Dulu!

“Kami mengapresiasi atas Gubernur mengundang Pemerintah Kota dalam melakukan rapat koordinasi. Mudah- mudahan ini nanti kita tindak lanjuti per triwulan di luar rapat koordinasi.”

Harnojoyo menerangkan dalam rapat yang dilakukan pihak Pemerintah baik Provinsi atau pun Kota saling memberikan masukan. Harnojoyo menerangkan salah satu yang disampaikan terkait saluran drainase yang rusak akibat pembangunan LRT di kota Palembang beberapa tahun lalu.

“Banyak, ruas jalan yang kita usulkan cukup banyak ada 95 ruas, kemudian kebersihan, tata ruang kota, tadi sudah terlampir, termasuk beberapa drainase itu juga kita sampaikan akibat pembangunan LRT. Jadi ada 29 tempat yang kita laporkan.”

Komentar