4 November 2020 - 08:59 WIB | Dibaca : 3,939 kali

70 Ribu Per Hari Sebagai Kuli Panggul, Ismail : Alhamdulillah Cukup!

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID – PALEMBANG, (04/11/2020): Kuli panggul, kuli angkut barang yang dibayar berdasarkan berat barang bawaan yang mereka angkut. Profesi yang tidak asing ditemui di pasar-pasar tradisional. Mereka menggendong beragam barang  dengan jumlah banyak dan terbilang cukup berat.

Tidak dipungkiri, pekerjaan sebagai kuli panggul dipilih demi memenuhi kebutuhan hidup. Mereka kerap mengabaikan kesehatan mengingat kondisi lingkungan pasar kurang bersih, sedangkan beban pekerjaan yang berat dari pagi hingga sore hari.

Para buruh kuli panggul sadar bahwa tidak pernah ada peraturan yang memihak kepadanya, termasuk UU Cipta Kerja.

Menelusuri Pasar 16 Ilir, tim SWARAID  mewawancarai seorang kuli panggul bernama Ismail (27)  yang telah melakoni  pekerjaan tersebut sudah hampir 2 tahun,

“Saya bekerja menjadi kuli sudah mau jalan 2 tahun, biasa kerjanya mulai pukul 8 pagi mbak sampai pukul 4 sore. Upah pembayarannya perhari kadang biasa sampai 70 ribu mbak. Ya walaupun gak besar tapi alhamdulillah masih bisa cukup untuk sehari-hari.” Gesahnya

Lebih lanjut, Ismail juga mengungkapkan rasa syukurnya terhadap apa yang dijalaninya saat ini,

Baca Juga :  Pelantikan Jabatan 2 Kasat dan Sertijab 2 Kapolsek di Mapolrestabes Palembang

“Mau gimana lagi mbak mau gak mau jalani aja walaupun terkadang suka terjadi kecelakan pada saat jam kerja, pas kita lagi ngangkat-ngangkat barang sering terjatuh atau ketimpohan barang itu sendiri. Tapi terkadang bersyukur juga pihak perusahaan masih mau janggung jawab walaupun terkadang gak sepenuhnya.” Keluh ayah dua anak ini.

Komentar