17 Desember 2022 - 06:57 WIB | Dibaca : 897 kali

288 Kepala Desa Kabupaten Banyuasin Ikuti Bimtek Desa Bersih Narkoba

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Diharapkan ke depan, para kades dapat melakukan langkah prepentif agar setiap desa di Banyuasin bersih dari peredaran narkoba

SWARAID, PALEMBANG: Mengusung tema “Bersama Melawan Narkoba, Membangun Generasi Cerdas Dan Berintegrasi Menuju Banyuasin Bangkit, Adil Dan Sejahtera”, DPMD Kab. Banyuasin bersama LKN-OTODA, gelar Bimtek Desa Bersih Narkoba (Bersinar) tahun 2022 di Hotel Daira, Palembang, Jumat (16/12/22).

Direktur LKN-OTODA Koordinator Sumsel, Dr. Sulaiman Helmi mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan dalam melaksanakan kegiatan Bimtek ini, sebanyak 300 peserta dari 288 desa perwakilan 21 kecamatan di Kab. Banyuasin hadir dalam acara tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi, karena Banyuasin sangat peduli dengan pemasalahan narkoba. Dengan adanya kegiatan ini, kita coba melakukan pencegahan terhadap peredaran barang terlarang tersebut, diharapkan ke depan, para kades dapat melakukan langkah prepentif agar setiap desa di Banyuasin bersih dari peredaran narkoba,” kata Helmi.

Anggota DPRD Banyuasin dari Partai Demokrat Darul Qutni, S.E yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa sangat penting sekali program bintek bagi pejabat desa disosialisasikan secara langsung. Dengan adanya kegiatan bimtek, para peserta lebih memahami hal-hal terkait bahaya narkoba dan proses penyebarannya.

Baca Juga :  Kejari Banyuasin Dinilai Lamban Ungkap Kasus Dugaan Korupsi Dana KORPRI

“DPRD selalu mendukung kegiatan yang positif, seperti bimtek terkait maslah narkoba, kita berikan 100% dukungan penuh, karena dalam menjaga keselamatan masyarakat dari bahaya narkoba ini tentu saja harus melibatkan seluruh elemen,” jelas Darul.

“Zaman sekarang narkoba ini tidak lagi identik dengan wilayah perkotaan, namun sudah menyusup kesendi-sendi pedesaan, nah ini harus kita cegah, saya sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan ini,” sambung dia.

Butuhnya peran penting dari semua stakeholder adalah kunci dari keberhasilan dalam mencegah agar masyarakat, khusunya generasi muda tidak terjerat narkoba, seperti yang telah dikatakan oleh Wakil Bupati Banyuasin, H. Slamet Semosentono, S.H. Menurut dia, narkoba adalah musuh bersama yang harus dicegah dan dilawan dari ruang lingkup yang terkecil.

“Semua harus berperan aktif, dari lingkup yang paling kecil yaitu keluarga, teman, tetangga, hingga ke pemerintah baik desa, kota ,kabupaten , dan provinsi. Jadi saya rasa dengan begitu kita dapat melakukan pencegahan yang maksimal, selain itu juga tentunya semua pihak harus aktif memberikan sosialisasi dan pemahaman tentang bahayanya barang tersebut,” pungkas dia, singkat.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Banyuasin Ajak Warga Desa Muara Sungsang Maksimalkan Sarana Olahraga

Komentar