19 Juli 2022 - 00:09 WIB | Dibaca : 1,210 kali

Zamzam; Keajaiban Air dari Sumur yang Tak Pernah Kering di Saudi

Laporan : Tim Swara
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Para jemaah haji sudah mulai kembali ke Tanah Air sejak Jumat (15/7/22) menandakan usainya rangkaian pelaksaan ibadah haji 1443 H.

Sudah menjadi tradisi, buah tangan khas akan sangat dinantikan oleh sanak kerabat. Sebut saja aneka jenis kurma, kismis, kacang arab, hingga beragam pernak-pernik dan perlengkapan salat. Yang paling favorit dan istimewa adalah air suci yang bening dan sejuk bernama Zamzam.

Namun sungguh disayangkan, air zamzam yang boleh dibawa pulang dibatasi hanya sebanyak 5 liter. Hal ini terkait dengan aturan keselamatan penerbangan.

Lantas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyatakan sudah meminta kepada Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi untuk meminta penambahan jatah volume air zamzam yang diterima jemaah haji Indonesia.

Sebab menurut dia, volume yang dijatah bagi setiap jemaah haji Indonesia yakni 5 liter per orang dinilai terlampau sedikit.

“Kita akan usahakan. Kemarin kita sudah sampaikan. Kebetulan saya juga sampaikan kepada pak Menteri (Menteri Urusan Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfig Al-Rabiah) itu terkait zamzam,” kata Yaqut di Jeddah, Minggu (17/7/2022).

Keajaiban Islam

Terlepas dari aturan tersebut, zamzam adalah air suci berasal dari sumur yang merupakan salah satu keajaiban Islam yang paling abadi. Ia pertama kali menyembur keluar sekitar 4.500 tahun yang lalu.

Baca Juga :  68 Delegasi Dari 20 Negara G20 Tiba di Bali, Prokes Ketat Diterapkan

Saat itu, Siti Hajar, istri Nabi Ibrahim, putus asa mencari air untuk putranya yang masih bayi yaitu Ismail. Siti Hajar kemudian berlari di antara bukit Safa dan Marwa di Makkah tujuh kali.

Lalu, Siti Hajar melihat para malaikat di suatu tempat yang sedang menggali tanah sehingga genangan air menyembur keluar dan membentuk menjadi sumur yang kemudian dikenal sebagai zamzam.

Berikut ini penjelasan tentang beberapa keistimewaan air zamzam.

Makna Zamzam

Kata zamzam dalam bahasa Arab berarti, yang banyak atau melimpah. Adapun air zamzam yang dimaksud oleh syari’at, yaitu air yang berasal dari sumur zamzam yang letaknya dengan Ka’bah berjarak sekitar 38 hasta.

Dinamakan zamzam, sesuai dengan artinya, karena memang air dari sumur tersebut sangat banyak dan berlimpah, tidak habis walau sudah diambil dan dibawa setiap harinya ke seluruh penjuru dunia oleh kaum Muslimin.

Dinamakan dengan zamzam, bisa juga diambil dari perbuatan Hajar, di mana ketika air zamzam terpancar, ia segera mengumpulkan dan membendungnya. Atau diambil dari galian Malaikat Jibril dan perkataannya, ketika ia berkata kepada Siti Hajar.

Disebutkan juga, bahwa nama zamzam adalah alam, atau nama asal yang berdiri sendiri, bukan berasal dari kalimat atau kata lain. Atau juga diambil dari suara air zamzam tersebut, karena zamzamatul ma` adalah, suara air itu sendiri.

Baca Juga :  Tanggapi usulan Legalisasi Ganja Medis, DPR Siapkan Rencana Kajian

Nama lain zamzam, sebagaimana telah diketahui, antara lain ia disebut barrah (kebaikan), madhmunah (yang berharga), taktumu (yang tersembunyi), hazmah Jibril (galian Jibril), syifa` suqim (obat penyakit), tha’amu tu’im (makanan), syarabul abrar (minuman orang-orang baik), thayyibah (yang baik).

Keistimewaan Air Zamzam

Banyak penelitian yang telah dilakukan dan ditemukan bahwa air zamzam itu memiliki keistimewaan. Pertama, air zamzam tidak memiliki kotoran, kedua tidak berlumut, ketiga tidak terdapat serangga atau jamur. Air zamzam mengandung tingkat mineral alami yang lebih tinggi sehingga memiliki rasa yang berbeda dan berat.

Air zamzam juga menenangkan dan menyegarkan dan membuat peminumnya merasa kenyang dan puas.

Nabi Muhammad SAW mendorong orang untuk minum air zamzam dalam jumlah besar karena air tersebut memenuhi kebutuhan dan tujuan meminumnya.

Jika diminum dengan niat untuk sembuh dari hawa nafsu, maka akan sembuh dengan izin Allah SWT.

Rasulullah SAW telah memberitahukan kepada umat muslim dan membenarkan khasiat dan keutamaan air yang tak pernah kering tersebut, meskipun setiap hari diambil oleh banyak manusia.

Air zamzam dipercaya berkhasiat bagi tubuh. Sejumlah penelitian pun dilakukan untuk membuktikan keistimewaan air ini. Masaru Emoto seorang peneliti asal Jepang, salah satu yang menelitinya.

Baca Juga :  Peringati Tragedi Mei 98, Forum Sekjen Cipayung Plus Napak Tilas ke Makam Para Korban

Dalam buku “The True Power of Water”, dijelaskan bahwa Air Zamzam mempunyai molekul yang beraturan mirip kristal.

Penelitian yang diterbitkan di National Center for Biotechnology Information (NCBI), Air Zamzam mengandung empat ion logam esensial.

Seperti kalium, natrium, magnesium, dan kalsium. Selain itu, ada juga tujuh ion logam lain di dalam Air Zamzam. Termasuk vanadium, mangan, zat besi, kobalt, tembaga, zinc, dan molibdenum.

Tak kalah menakjubkan, air di sumur zamzam tidak pernah kering karena terhubung dengan air tanah terbarukan. Ini artinya air di sumur Zamzam tidak akan habis. Terbukti setelah ribuan tahun dan diminum jutaan orang, airnya tidak pernah kering.

Mekkah merupaan daerah pegunungan dan salah satu lembahnya menampung air untuk sumur zamzam di dataran rendah. Terdapat 14 meter endapan sungai yang terbentuk dari air hujan di pegunungan yang jatuh ke dataran rendah dan berubah menjadi sedimen.

Proses ini membutuhkan waktu jutaan tahun untuk membuat sumur zamzam yang panjangnya mencapai 14 meter. Di bagian paling bawah terdapat kumpulan bebatuan yang menjadikan total kedalaman sumur zamzam mencapai 35 meter.

Komentar