oleh

Warga Asal Medan Ditemukan Gantung Diri, Ini Wasiat Terakhirnya

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :202 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID -PALEMBANG, (10/01/21) : Seorang pria
bernama Hendri (36) warga asal kota Medan yang ditemukan gantung diri dengan meninggalkan sepucuk surat terakhir di kamar kostnya tepatnya di Wisma Jalan Pangeran Marto, Kelurahan 19 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, pada Kamis (07/01/21) lalu.

Menurut informasi yang dihimpun, Hendri gantung diri karena rasa kecewa dengan perusahaan bekas tempatnya bekerja diduga jadi alasan kuat bagi Hendri (36) untuk mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar tersebut.

Kapolsek Ilir Barat 1 Palembang, Kompol Deni Triana membenarkan hal tersebut dan saat ditemui di lokasi ditemukannya jenazah Hendri, ia mengatakan bahwa ada sepucuk surat ditemukan yang berisi pesan terakhir darinya.

“Sepucuk pesan terakhir yang ditemukan itu kita sebut saja seperti layaknya surat wasiat, karena di dalamnya berisi ada beban masalah di bekas perusahaannya tempat bekerjanya dulu dan dia berpikir dengan melakukan bunuh diri, dapat menebus permasalahan itu, begitu kira-kira.” Terang Kompol Deni.

Tambahnya, jenazah Hendri pertama kali ditemukan oleh Kiki yang diketahui menjalin kasih dengan dirinya, yang dimana saat itu ia merasa curiga lantaran tak kunjung mendapat kabar dari Hendri.

Baca Juga :  Buka Layanan S3ks "Threesome", Pelaku : Untuk Biaya Operasi Istri

“Karena dihantui rasa penasaran dan ingin mencari tahu, jadi ia memutuskan untuk mengecek langsung ke kost Hendri, Setibanya disana, Kiki langsung mencoba masuk dengan cara membuka pintu kamar yang didapatinya tidak terkunci. Namun ada sesuatu yang mengganjal pintu kamar sehingga agak sedikit berat ketika didorong.” Jelas Kompol Deni.

Lanjutnya, seketika Kiki sang pacar tak kuasa menahan jeritnya saat ia melihat bahwa yang mengganjal itu ternyata tubuh Hendri yang sudah tergantung persis di balik pintu masuk kamar.

“Pria bernama Hendri tersebut berdomisili di Medan. Keluarganya tinggal disana semua dan dia hanya seorang diri di Palembang.” Ungkap Kompol Deni.

Deni menuturkan, bahwa jenazah Hendri langsung dibawa ke RS Polri M Hasan Palembang setelah laporan dari warga terkait sang pacar berteriak histeris saat ditemukan Hendri sudah tak bernyawa lagi.

“Untuk keluarga almarhum yang di Medan sudah kami dihubungi, mereka keberatan untuk dilakukan outopsi dan minta agar korban dikremasi saja, jadi kita saat ini masih menunggu surat pernyataan terkait hal tersebut.” Jelas Kompol Deni

Baca Juga :  Antisipasi Pasca Bentrok Polri dan FPI, Mapolrestabes Tingkatkan Penjagaan

Diketahui, selain sepucuk surat ditemukan juga barang bukti lainnya.

“Bukan sepucuk surat saja yang kita temukan, kita juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya uang dan handphone milik korban.” Tutup Kompol Deni saat diwawancarai oleh para awak media saat di lokasi ditemukannya Jenazah Hendri.

Sementara itu, Eilda (42) yang merupakan ibu kost korban saat ditemui di TKP mengatakan, korban sudah satu Minggu ini menginap di kostan tersebut.

“Dia penghuni lama dan baru satu Minggu ini kembali lagi kesini. Setau saya dia warga asal kota Medan, dia disini sendiri dan belum berkeluarga.” Terang Elida singkat.

Komentar

Berita Lainya