SwaraID – Palembang, (11/10/20) : Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Kota Palembang menerima laporan dari seorang korban pengeroyokan bernama Muhammad Haris (38) warga Jl Kolonel Atmo Kelurahan 17 Ilir, Kecamatan IT I Palembang.
Berdasarkan laporan tersebut, ia mengaku telah dikeroyok oleh dua pelaku yang merupakan kakak beradik yaitu Aan (27) dan Diki (40). Kejadian tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.30 WIB, Sabtu (10/10/2020) di Jalan Kol. Atmo Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.
Korban Muhammad Haris (38) Menjelaskan bahwa awal mula kejadian tersebut terjadi saat korban hendak mengisi penumpang travel tujuan ke Kota Prabumulih.
“Saat saya sedang mengisi penumpang, tiba-tiba datang Aan (27) untuk meminta uang bagian ngisi penumpang. Lalu saya tidak memberinya, kemudian kami cekcok mulut dan ia tiba-tiba saja langsung memukul saya sampai akhirnya kami bergulat.” Ujar Korban.
“Tak lama kemudian kakak pelaku, Diki (40) datang ikut menghampiri saya dengan melayangkan pisau ke arah perut saya tapi sempat saya mengelak, dan ia kembali melayangkan pisau nya ke arah leher saya tapi saya tangkis dengan tangan kiri saya hingga berdarah lalu mereka langsung saja melarikan diri.” Jelas korban kembali.
Korban mengaku sangat tidak terima dan berharap agar pelaku tertangkap serta dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya.
Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan atas laporan pengeroyokan yang dialami korban.
“Laporan korban sudah diterima anggota piket SPKT, selanjutnya laporan korban tersebut akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes secepatnya.” Terang AKP Irene.















Komentar