3 April 2023 - 09:39 WIB | Dibaca : 287 kali

Sidak Pasar, Bahan Berbahaya Masih Ditemukan di Pasar Sukajadi

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, BANYUASIN: Menunaikan ibadah puasa sudah menjadi tradisi pasar pasar menjual jajanan takjil yang manis dan berwarna menarik, sepertinya hal nya cendol, cincau, kolang kaling dan jajanan lainnya.

Tetapi sangat disayangkan jika jajanan tersebut mengandung bahan berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit serius bagi yang menikmatinya. Ini terlihat dengan hasil pengambilan sampel pada saat sidak pasar yang dilakukan oleh tim gabungan Pemkab Banyuasin.

Bupati Banyuasin H Askolani menugaskan Dinas Koperindag bersama sama Balai Besar POM, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Satpol PP, Polres Banyuasin, Kejaksanaan Negeri Banyuasin, dan pihak terkait lainnya untuk melakukan sidak pasar guna menjamin bahan pangan terbebas dari peredaran bahan berbahaya.

Tim gabungan ini dipimpin oleh Asisten II, Drs HM Yusuf, didampingi Kadis Koperindag Ir Erwin Ibrahim, Kadis Kesehatan Dr Rini Pratiwi, Kadis Ketahanan Pangan Dra Masita, Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Harry Dinar, Aquirina Leonora, S.Si.,Apt PFM Ahli Madya Substansi Pemeriksaan BBPOM di Palembang, Camat Talang Kelapa, Salinan, S. Sos beserta perwakilan OPD lain.

Baca Juga :  Wawako Senang Pedagang Tak Jual Makanan yang Mengandung Zat Berbahaya

“Kami telah melakukan pengambilan sampel sebanyak 15 sampel bahan makanan, seperti mi, cendol, cincau, dawet, tahu, dan lain lain dan ditemukan ada 1 (satu) bahan makanan yang mengandung bahan berbahaya yaitu cendol berwarna merah, sedangkan ada ditemukan lagi bahan yg dicurigai dan perlu dilakukan pengujian lab yang lebih lanjut,” menurut Asisten II, HM Yusuf, Senin (03/04/23).

“Selain melakukan pengujian kita juga menyita bahan pangan mengandung bahan berbahaya tersebut dan melakukan penelusuran produsen makanan tersebut dengan pihak Polres Banyuasin dengan melakukan pengecekan langsung ke tempat produksinya, ini semua kita lakukan tindakan tegas agar tidak terjadi berulang ulang setiap tahun, ini terbukti dari 15 (lima belas) sampel hanya 1 (satu) yang masih mengandung bahan berbahaya sedangkan bahan lain di tahun lalu ada, di tahun ini tidak ada lagi, agar efek jera dapat diberlakukan guna menjamin ketersedia keamanan bahan pangan di masyarakat,” ungkap Ir Erwin Ibrahim melengkapi.

Selain Pasar Sukajadi, sidak ini juga direncanakan dilaksanakan di pasar-pasar lain di wilayah Banyuasin.

Baca Juga :  Safari Jumat di Rejodadi, PJ Sekda Banyuasin Ingin Kegiatan Keagamaan Rutin Digelar

Komentar