oleh

Pemandu Karoke Dianaya, Diduga Pelaku Pensiunan PNS di Kota Palembang

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :203 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (27/10/20) : Eka Puspita Sari (26) warga Komplek Kijang Mas, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang seorang pemandu karoke melapor bersama rekannya Yenny Agustini (28) ke SPKT Polrestabes.

Laporan tersebut berupa penganiayaan yang dilakukan seorang pria terhadap dirinya dan menurut pengakuan dari korban pria tersebut merupakan pensiunan PNS Kota Palembang.

Pria yang bernama Basrun diketahui sebagai tamu karoke korban, kejadiannya di Cafe Panukal, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-alang lebar, Kota Palembang.

Eka Puspita Sari atau pelapor menbenarkan hal tersebut dan menceritakan kronologi atas kejadian yang menimpanya tersebut.

“Begini pak, saat selesai saya memandu karoke bersama dia, posisi saya mabuk, sedang mabuk sempoyongan. Dari situ saya memutuskan keluar ruangan untuk pergi ke kamar ganti guna beres-beres sebelum mau pulang dari cafe.” Terang korban SWARAID.

Eka mengatakan, setelah ia pergi menuju kamar ganti di cafe tersebut, tiba-tiba pelaku menyusul ia dan memaksa menyeretnya ke mobil miliknya.

“Saya terkejut tiba-tiba saya disusul di kamar ganti dan menarik saya secara paksa menuju mobilnya. Setelah itu satpam menegur tamu saya itu, tapi malah pria itu malah membanting badan saya dari dalam mobil dan seketika saya tidak sadarkan diri.” Ungkap Korban.

Baca Juga :  Diduga KDRT, Annisa Laporkan Suami ke SPKT Polrestabes

Alhasil dari penganiayaan yang dilakukan Pria bernama Basrun itu, korban mengalami luka memar di bagian dahi dan pinggangnya.

Menurut keterangan dari korban pula, pria tersebut memang sering datang kesana untuk mencari hiburan bersama rekan-rekannya.

Sementara saksi yakni Yenni Agustiny yang ikut mendampingi korban Eka Puspita Sari melapor ke SPKT berharap pelaku dicari dan diproses pihak kepolisian atas penganiayaan yang menimpa temannya.

Kasubag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, turut membenarkan adanya laporan atas penganiayaan yang menimpa korban Eka Puspita Sari tersebut.

“Laporan korban sudah diterima petugas piket SPKT, nantinya laporan tersebut akan diserahkan langsung kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak untuk ditindaklanjuti segera.” Terang Irene.

Komentar

Berita Lainya