19 Juli 2022 - 07:40 WIB | Dibaca : 1,600 kali

Peduli Pendidikan, Pokmas Pangkalan Balai Pugar Bangunan SMP N 1 Banyuasin III

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Kepala Sekolah SMP N 1 BA III sangat menyambut baik program kemasyarakatan yang telah dijalankan oleh Pokmas Pangkalan Balai dalam membantu pemugaran bangunan sekolah yang ia kepalai tersebut

SWARAID, BANYUASIN: Program Kelompok Masyarakat (Pokmas) Pangkalan Balai menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) melaksanakan program kerjanya dalam dunia pendidikan dengan melakukan pemugaran sebagian bangunan SMP Negeri 1 Banyuasin III.

Dijumpai SWARAID di lokasi, Koordinator Pelaksana Pembangunan Hendra menjelaskan, sebagian bangunan yang menjadi target pemugaran telah dirobohkan rata menggunakan alat berat sejak Jumat (15/7/22) lalu.

“Ini kan ada rehab, akan kita bangun ulang, untuk pelaksananya ini merupakan program Pokmas yang sumber dananya dari DAK (Dana Alokasi Khusus),” kata Hendara, Senin ( 18/7/22 ).

Dijelaskan Hendra, perubahan yang akan dibuat pada rehabilitasi ini ialah penambahan lantai di sebagian bangunan. Jika sebelumnya hanya memiliki satu lantai saja, maka di sebagian sisi akan menjadi dua lantai.

Dikatakan Hendra, pengerjaan ditargetkan selesai pada akhir November 2022.

“Iya ini akan dibuat dua lantai, nanti ada 5 lokal ruang belajar, 1 lokal ruang guru. Di lantai dua ada 3 lokal, di lantai satu ada 2 lokal ruang belajar dan 1 ruang guru. Dikerjakan sesuai jadwal, insya Allah selesai tanggal 30 November 2022.” Tambahnya.

Baca Juga :  Jakabaring Resmi Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2021

Menanggapi hal tersebut, Kepala Sekolah SMP N 1 BA III Lenda Hasrini sangat menyambut baik program kemasyarakatan yang telah dijalankan oleh Pokmas Pangkalan Balai dalam membantu pemugaran bangunan sekolah yang ia kepalai tersebut.

“Dengan adanya Pokmas ini kami sangat senang sekali, karena yang mengerjakan ini kan kelompok masyarakat bukan pihak sekolah, kami senang dengan adanya kelompok masyarakat yang sangat peduli dengan dunia pendidikan,” ujar Lenda.

Dalam pengerjaannya, menurut Lenda hingga saat ini belum ada kendala-kendala yang dihadapi. Sejauh ini Lenda menilai semua pekerjaan telah dijalankan sesuai perencanaan.

Mengingat kondisi sebagian ruang kelas telah dirobohkan, maka untuk sementara sistem kegiatan belajar mengajar dibuat menjadi dua sesi.

“Tidak ada kendala, hanya saja kita dalam tahap mencari cara agar pemugaran ini selesai dengan cepat, karena murid-murid selama bagunan yang dipugar belum selesai, sistem belajarnya kita buat menjadi dua shift, jadi sebagian siswa-siswi ada yang masuk siang,” tuturnya.

Lebih lanjut Lenda menyampaikan harapan kepada pemerintah agar program-program bantuan di dunia pendidikan terus ditingkatkan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh tiap sekolah lantas kemudian dapat dijaga dan dirawat dengan baik oleh pihak sekolah maupun masyarakat.

Baca Juga :  JPKP Geruduk Kantor Inspektorat Banyuasin, Minta Investigasi Dugaan Penyelewengan Dana Desa

Komentar