oleh

Pasar Ikan Modern Sepi Pembeli ; Pedagang Hengkang!

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :320 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (21/03/2021): Pasar ikan modern palembang yang keberadaannya masih seumur jagung harus banyak kehilangan pedagangnya akibat sepinya pengunjung yang datang. Resmi dibuka di awal bulan November 2020 lalu, pasar ikan modern yang diproyeksikan sebagai sentral penjualan dari ikan konsumsi, ikan hias, bahkan produk turunan dari ikan ternyata tidak menjadi inovatif dan efektif mengahadirkan konsumen dengan jumlah banyak ke pasar ikan modern. Saat ini, penurunan jumlah pedagang tampak begitu signifikan.

Seperti yang diakui oleh Zulkarnain, Manager Pengelolaan pasar ikan modern Palembang. Di awal, pasar ikan modern okupasi pedagang sudah mencapai 80 persen dengan jumlah 154 pedagang ikan konsumsi. Hingga saat ini penurunan pedagang mencapai 30 persen dari jumlah awal, dan belum lagi yang vakum sementara waktu.

“Karena mereka beberapa bulan ini kan rugi ya.Karena ikan-ikan sifatnya mudah busuk jadi nggak bisa disimpan lama. Sebab kita tidak mampu mendatangkan pembeli juga karena situasi corona, kemudian kita juga terbatas untuk promosinya.” Terang Zulkarnain.

Baca Juga :  Ratu Dewa Kukuhkan Pengurus Forum Mahasiswa Palembang

“Makanya mereka ya kita maklumi kondisi seperti itu. Tugas kita sebagai pengelola pasar gimana menciptakan ekosistem dulu. Nah kemudian nanti baru mereka ini masuk lagi.” Tambahnya.

Menurut Zulkarnain, terkait kurangnya pengunjung disebabkan keterbatasan untuk lakukan promosi, seperti hal nya untuk mengadakan event-event besar semacam festival, diungkapkan terkendala dengan perizinan mengingat saat ini masih dalam pandemi.

“Nanti kita ramaikan dulu, nanti ada pasar Ramadan yang dalam waktu dekat ini. Kemudian nanti kita juga cari ide-ide lain. ini kan masih space-nya masih banyak kosong nih. Mungkin bisa jadi nanti kafe angkringan atau apa disini.” Ungkapnya.

Menyikapi permasalahan yang terjadi di pasar ikan moderen, Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa yang mengunjungi peresmian sentra ikan hias di pasar ikan moderen pagi tadi, menurutnya pasar ikan modern dapat menciptakan kondisi nyaman bagi pedagang maupun konsumen dengan adanya pelayanan maksimal pada internal pasar ikan modern.

“Saya ingin tempat ini nyaman dulu, nyaman dalam arti dari segala sisi. Bagaimana pengunjung bisa datang ke sini dia bisa bersih, lapaknya tertib, tertata rapi, itu dulu yang penting. Sehingga peminat masyarakat yang berdagang, baik pelaku UMKM mikro maupun makro dan menengah bisa hadir dalam menggeliatkan perekonomian.”

Baca Juga :  HUT PDAM Tirta Musi, RD Hadiahkan Tes Urine 618 Pegawai

Lebih lanjut, dengan konsep modern Ratu Dewa menilai masih perlu banyak pemberdayaan dan pembenahan yang harus dilakukan oleh pengelola pasar ikan modern. Seperti dikatakan Ratu Dewa bagi pedagang yang tidak memiliki lapak di pasar pasar tradisional yang tersebar di kota Palembang, dapat ditampung di pasar ikan modern.

“Bagi kita (pasar ikan modern ini) masih perlu banyak perbaikan, masih perlu banyak pembenahan, sehingga benar-benar tercermin pasar ikan modernnya. Jadi bagaimana katakanlah yang tidak punya akses, maka pasar ikan modern ini bisa menjawab itu.” Tanggap Dewa.

Lebih lanjut, keberadaan pasar ikan modern yang langsung dikelola BUMD Kota Palembang, PT patralog. Menurut Dewa, PT Patralog perlu ada plan bisnis yang jelas.

“Makanya saya katakan tadi, plan bisnisnya harus mulai direncanakan secara komprehensif. Tidak hanya sesaat. Maka dari itu, Patralog harus sudah mulai berbenah, benar-benar dikelola secara profesional dengan mengedepankan SDM.”

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya