20 Januari 2022 - 13:01 WIB | Dibaca : 959 kali

Palembang Kebanjiran Buah, Pedagang Sampai Buka Lapak 24 Jam loh!

Laporan : Agustina
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG: Musim buah, hampir tiap sudut kota Palembang dapat dijumpai aneka buah asal Asia Tenggara, seperti durian dan duku. Dibarengi dengan ramainya konsumen, membuat lapak penjualan buah harus buka lebih lama.

Seperti pantauan tim SWARAID, Kamis (20/1/2022) di Pasar Kuto. Salah satu pedagang durian, Anggi (38) mengatakan bahwa kedainya harus buka hingga 24 jam untuk melayani pembeli yang terus berdatangan.

“Iya, karena rame jadi kami harus membuka kedai sampai 24 jam,” ujarnya saat diwawancarai.

Ia mengaku bahwa kedainya dalam per hari dapat menghabiskan sebanyak 850 sampai 1500 buah durian yang didatangkan dari kawasan Lubuk Linggau.

“Iya walaupun kemarin musim hujan dan semestinya bulan 12 kemarin berbuahnya, tapi pohon duriannya masih tetap banyak menghasilkan buah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, untuk harganya sendiri dipatok dari harga Rp 20000 sampai Rp 50000 perbuah.

Sementara itu, berbeda dengan penjual buah duku yang kami temui di Kawasan Demang Lebar Daun, Diana (40) mengaku dirinya sengaja membeli buah duku dari Kabupaten Muara Enim karena rasanya tidak kalah dari buah duku asal Komering.

Baca Juga :  Shrinkflation; Strategi 'Diam-Diam' Perusahaan di Tengah Laju Inflasi

“Iya, walaupun orang lebih banyak mencari buah dari Komering padahal buah duku berasal dari Muara Enim tidak kalah enaknya,” katanya.

Ia juga menjelaskan untuk harga buah duku yang ia jual sesuai dengan ukuran buah duku itu sendiri, untuk duku berukuran cukup besar dipatok dengan harga Rp. 14.000.

“Kalau untuk ukuran sedang itu hanya dipatokan dengan harga Rp. 12.000 saja,” tutupnya.

Salah satu pembeli duku, Wanda mengatakanbahwa rasa duku Muara Enim yang ia beli memiliki rasa yang sama dengan duku Komering yang begitu terkenal kualitasnya.

“Sama saja dengan rasanya, tergantung dari buah itu sendiri manis atau tidaknya,” katanya.

Komentar