2 Oktober 2020 - 16:57 WIB | Dibaca : 4,823 kali

Menakar Pilkada Serentak 2020, Di Tengah Pandemi

Laporan : Tim Swara
Editor : Ki Edi Susilo

SwaraID – Palembang, (02/10/20) : Pelaksanakan Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 mendatang menuai banyak pro dan kontra dari berbagai elemen masyarakat. Mengingat Pilkada Serentak dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19. Ramainya Pro kontra inilah yang merangsang Forum diskusi Sumatera Selatan (FDSS) menggelar diskusi publik bertempat di Gun’s coffe Palembang.

Hadir sebagai Narasumber dalam diskusi publik tersebut Yenli Elmanoferi, SE, M.Si, M.Si Anggota Bawaslu Sumsel, Hendri Almawijaya, M.pd Komisioner KPU Sumsel, Drs. Ramlan Holdan Pengamat Politik Sumsel, Dr. Rizal Sanif, SpOD (K), MARS, phD Ketua IDI Sumsel. diskusi yang di adakan oleh FDSS ini mengambil Tema Megawal Demokrasi Di Tengah Pandemi, Menakar Pilkada Serentak 2020.

Ketua IDI Sumsel Dr. Rizal Sanif, SpOD (K) Menyampaikan . “Jika kita melakukan pilkada tanpa dilakukan testing dan tracking ini sangat berbahaya, kita tidak akan tau bahwa penyakit yang dibawa masyarakat. Inilah perlunya menakar persiapan pilkada serentak 2020 serta mengawal sebuah demokrasi ditengah pandemi COVOD-19 ini.” Terang Dr.Rizal.

Sementara itu Hendri Almawijaya, M.pd Komisioner KPU sumsel  menyampaikan . “Dari KPU sendiri terikat sumpah dan janji apapun kondisinya sepanjang tidak ada perubahan regulasi terkait pilkada 2020 maka siap atau tidak siap kita harus melakukan pilkada itu. Untuk mengantisipasi dampak dari Covid-19 tentu kami beserta jajaran melakukan upaya maksimal terkait dengan protokol kesehatan”. Ujarnya.

Baca Juga :  SBSI Sumsel akan Gelar Rakerwil cari Ketua Baru

Lebih lanjut Hendri memaparkan “Lewat pilkada ini protokol kesehatan ini adalah tantangan penyelenggara tapi kita akan sekuat tenaga berusaha hambatan ini untuk sebuah peluang. Jadi dengan ini KPU kemudian membiasakan masyarakat melakukan protokol kesehatan agar terbuka pikirannya. Dan ingat jangan pilkada ditakuti saat masa wabah pandemi ini. Jadikan pilkada ini menjadi media untuk membangun masyarakat maju. Harus yakin bisa dilaksanakan pilkada ini.” Tutup Hendri.

Komentar