27 Desember 2022 - 06:51 WIB | Dibaca : 865 kali

Kebut Pembangunan Pabrik AMDK Betuah, Pemkab Banyuasin Gelar Rapat Koordinasi

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, BANYUASIN: Persiapan Pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Betuah terus dirampungkan. Sejumlah Ka. OPD Banyuasin diminta segera selesaikan kelengkapan dokumen dan seluruh persyaratan yang harus dipenuhi.

Hadir dalam rapat koordinasi, Kabag. Perekonmian & SDA, Ka. DPM-PTSP, Ka. DPUPR, Ka. DLH, Ka. Koperindag-UKM, Ka. Dinkes, Ka. Disperkimtan, Ka. Bappeda-Litbang, Ka. BPKAD, Ka. Bapenda, Ka. Nakertrans, Dir. BUMD Sei Sembilang, Kabag Hukum, Kabag Adpem, serta Kabag Tapem & Kerjasama.

Plt. Sekda Kab. Banyuasin, Hasmi, S. Sos., M. Si mengatakan agenda rapat diadakan guna mengevaluasi progres pelaksanaan proyek yang telah berjalan. Seluruh dokumen terkait perizinan menjadi fokus pembahasan.

“Hasil dari sini kita harapkan dapat segera mendorong percepatan pembangunan pabrik AMDK Betuah, jadi setelah semua selesai, aktivitas produksi, pemasaran dan lainnya dapat dilakukan di 2023,” kata Hasmi, Senin (27/12/22).

Sementara, Direktur Pt. Sei Sembilang, Heryadi HM Yusuf menjelaskan progres pembangunan terus berjalan, meskipun saat ini dalam kelengkapan dokumen perizinan masih pada tahap pengurusan.

Baca Juga :  Atasi SBS, Banyuasin Targetkan 89% ODF Tahun 2025

Produk AMDK Betuah yang sebelumnya telah dilaunching oleh Bupati Banyuasin tersebut, saat ini masih diproduksi melalui proses makloon, langkah tersebut diambil sebagai solusi alternatif oleh Pt. Sei Sembilang guna memanfaatkan peluang bisnis yang ada, sembari menunggu persiapan pabrik yang tengah dikerjakan.

“Untuk mesin sudah 100 persen terpasang, kesiapan gedung masih pada tahap dikerjakan oleh pihak ketiga, dan ini masih pada tanggung jawab pihak ketiga serta karena pihak pemerintah juga masih pada tahapan pembayaran. Tentu saja, ini juga akan diperiksa oleh badan pemeriksa terlebih dahulu untuk setiap pengadaan,” ungkap Heryadi.

“Langkah selanjutnya tentu perizinan, perizinan ini kan banyak, izin industri, tenaga kerja, BPOM, merk dagang, standar Labnya, semua itu kita koordinasikan pada rapat ini. Karena beberapa infranstruktur keberadaan pabrik masih ada yang belum siap, seperti pagar, pos satpam, mushola, tempat parkir dan bongkar muat untuk itu harus dilakukan perencanaan penggunaan anggaran guna penyelesaian proyek tersebut,” sambungnya.

Karena tingginya animo masyarakat atas produk AMDK Betuah ini, pemerintah kabupaten Banyuasin berharap proses produksi dapat dikerjakan pada 2023 nanti.

Baca Juga :  Ribuan Pencari Kerja Serbu 20 Stan Perusahaan Di Job Fair Banyuasin 2023

Komentar