SwaraID – Palembang, (16/09/20) : Bertempat di Pura Agung Sriwijaya Jl. Seduduk Putih No.19 Kenten, Hari Rabu Kliwon Wuku Dungulan Umat Hindu kota Palembang melaksanakan persembahyangan dalam rangka hari Raya Galungan.
Hari ini Umat Hindu Tanah Air sedang merayakan hari Raya Galungan terkhususnya Umat Hindu kota Palembang dimana pada kesempatan ini tema yang diangkat yaitu “Selalu menangkan Dharma (kebajikan) atas Adharma (kabatilan) didalam diri, semoga Sang Hyang Widhi Wase (TYME) memberikan keselamatan dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta”.
Ketut Armawan, M.Pd (30) selaku wakil ketua bidang agama PHDI kota Palembang menjelaskan apa itu Hari Raya Galungan.
“Galungan adalah hari raya yang dijadikan momentum untuk merayakan kemenangan Dharma melawan Adharma, oleh seluruh umat hindu khususnya di Indonesia, Galungan berasal dari kata Galung yang artinya perjuangan, maknanya adalah hidup didunia ini adalah perjuangan untuk mengalahkan Adharma,” jelasnya saat di wawancarai SwaraID.
Selian itu beliau juga menambahkan harapanya dihari raya ini kita dapat memenangkan Dharma atas Adarma dengan cara mengendalikan diri, serta menjalankan kewajiban masing-masing.
“Harapannya, kita selalu dapat memenangkan Dharma atas Adharma, berusaha selalu mengalahkan dan mengendalikan diri kita dengan memohon kepada Hyang Widhi dan leluhur, supaya kita bisa melaksanakan kewajiban – kewajiban berdasarkan swadharma masing-masing,” lanjutnya.
Beliau juga menjelaskan terkait teknis pelaksanaan upacara ditengah pandemi harus tetap sesuai dengan protokol kesehatan.
“Untuk tahun ini berhubung masih dalam masa Pendemi Covid – 19, pelaksanaan upacara dan persembahyangan Hari Raya Galungan di Pura Agung Sriwijaya dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan, sesuai dengan surat edaran dari PHDI Kota Palembang yang meneruskan SK Menag Nomor 15 tahun 2020, antara lain wajib menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun cair sebelum memasuki Pura, melakukan pengecekan suhu tubuh, menjaga jarak minimal 1 meter dan tidak berkerumun setelah selesai persembahyangan, dengan demikian semoga rangkaian upacara berjalan lancar dan kita selalu memperoleh kebahagiaan dan kesejahteraan dari Hyang Widhi (Tuhan YME).” Tutupnya.










Komentar