6 Januari 2023 - 08:12 WIB | Dibaca : 674 kali

Bupati Banyuasin Motivasi 42 Koordinator Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Se- Banyuasin

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, BANYUASIN: Dalam rangka mendukung program Petani Bangkit dan meningkatkan kinerja penyuluh pertanian Kab. Banyuasin.

Bupati Banyuasin menyambangi kantor Dinas Tanaman Pangan Dan Holtikultura untuk memberikan motivasi dan arahan kepada 42 koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kab. Banyuasin.

Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH dalam arahannya mengatakan, untuk meningkatkan produksi tanaman padi dan tanaman pangan lainnya tentu peran BPP sangat penting.

Sesuai dengan undang-undang nomor 16 tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (SP3K).

Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan pembangunan pertanian di wilayah kerjanya.

“Selain bersilahturahmi, di awal tahun ini yang terpenting adalah memberikan semangat, dukungan, motivasi dan wejangan kepada koordinator penyuluh yang ada di Kab. Banyuasin. Kunci keberhasilan Kab. Banyuasin mendapatkan peringkat 4 nasional produksi tanaman padi pun salah satunya adalah peran penting dari para penyuluh yang berada dilapangan,” kata Askolani dalam acara Pertemuan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) se-Kab. Banyuasin di Kantor DTPH Banyuasin, Kamis (5/1/23).

Baca Juga :  Pakde Selamet Belum Ingin Bahas Pilkada 2024, Fokus Dukung Prabowo-Gibran

“Untuk itu kita harapkan, teman-teman penyuluh yang berada di lapangan tetap kompak, semangat dan untuk mengidentifikasi semua permasalahan persoalan yang ada di lapangan, dan terus berinovasi,” sambungnya.

Sementara, Kepala DTPH Kab. Banyuasin, Sarif, SP., MM mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk terus meningkatkan kekompakan dan koordinasi antar penyuluh.

Selain itu, dalam momen tersebut, para koordinator BPP dapat memberikan saran dan usulan terkait hal-hal yang perlu ditambah serta diperbaiki yang ada di lapangan.

“Selama ini kan mungkin jarang dilakukan pertemuan, dan berkoordinasi, untuk itu selama beberapa bulan ini kita tingkatkan koordinasi guna membangun kekompakan dan mencari solusi setiap maslah yang kerap ditemui di lapangan. Jadi, hadirnya Pak Bupati dengan semangat yang telah diberikan kepada kawan-kawan penyuluh, dapat menambah energi positif dalam menyambut tahun 2023,” ungkap Sarif.

Demi mensukseskan program pemerintah di bidang pertanian, DTPH pun telah melakukan beberapa langkah program yang diantarnya, segera melakukan pemutahiran data kelompok tani agar setiap bantuan dapat tersalur sesuai data penerima.

Baca Juga :  Mengintip Pembuatan Kemplang, Oleh-Oleh Andalan Banyuasin II

Beberapa sarana dan prasarana yang dirasa kurang untuk BPP, pada tahun 2023 ini direncanakan akan dianggarkan.

“Kita akan data ulang kelompok tani, akan kita bagi kelasnya, nanti ada yang kelompok pemula, lanjutan dan lainnya. Tentu kami juga banyak mendapatkan masukan dari para penyuluh, bahwa masih banyak sarana penunjang di lapangan yang harus disediakan, seperti motor penyuluh, peralatan kantor dan lain-lainnya itu yang penting untuk kelancaran kinerja penyuluh, tahun ini kita berusaha menganggarkan, agar kerjak di lapangan bisa lancar,” jelasnya.

“Selama covid-19 kita masih bisa menjadi no.4 nasional penghasil padi, jadi bukan tidak mungkin kalau ditahun 2023 dan berikutnya Banyuasin mampu naik ke peringkat 3 nasional, seperti harapan Pak.Bupati,” tutupnya.

Komentar