SwaraID – Palembang, (02/10/20) : Launching dan pelatihan Bujang Gadis protokol Kesehatan angkatan 2020-2021 yang diselenggarakan oleh Koalisi Masyarakat Peduli Dunia Kesehatan Republik Indonesia (Kompas-RI) digelar di gedung Parameswara. Bujang Gadis Protokol Kesehatan ini diharapkan nantinya dapat menjadi duta yang akan menyampaikan himbauan dan saran Pemerintah dan gugus tugas Covid-19 kepada masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan.
“Duta Protokol Kesehatan inilah yang nantinya akan membantu Pemerintah menerjemahkan maksud pemerintah terkait aturan-aturan, terutama Perwali nomor 27, Pergub nomor 37, termasuk inpres nomor 6 ” jelas Febri Zulian koordinator KOMPAS-RI.
Febri menuturkan bahwa inisiatif ini diambil dari melihat kebijakan-kebijakan yang dibuat pemerintah belum cukup menyentuh kepada level terkecil yaitu masyarakat
“Inilah yang akhirnya kami membentuk Duta Kesehatan ini hingga ke titik kelurahan karena rasa-rasanya kebijakan- kebijakan yang diambil oleh Pemerintah ini masih kurang menyentuh kepada masyarakat, yang diharapkan duta-duta ini dapat mensosialisasikan dan mengedukasikan kepada masyarakat pentingnya penggunaan masker, physical distancing, dan lain-lain” ungkapnya.
Pemerintah Kota yang diwakili oleh Dr. Letizia Staf Ahli Perekonomian Pembangunan dan Investasi Kota Palembang menanggapi dengan sangat baik apa yang dilakukan oleh Kompas-RI atas inovasi dan kreativitasnya membantu Pemerintah Kota serta gugus tugas dalam mengawal dan mensosialisasikan Perwali khususnya tentang protokol kesehatan.
“Saya sangat bangga atas kreatifitas dan inovasi dari Kompas-RI menghadirkan Bujang Gadis Protokol Kesehatan. Kami dari Pemerintah Kota Palembang sangat mendukung sekali duta-duta protokol ini dalam upaya mempercepat pemutusan rantai penyelenggaraan covid-19” ungkapnya
Selain itu pihak kepolisian sebagai garda terdepan dalam gugus tugas Covid-19 yang diwakili oleh Heru Direktur Pembinaan Masyarakat Polda Sumatera Selatan, sangat mengapresiasi apa yang dilakukan KOMPAS-RI dalam membentuk Bujang Gadis Protokol kesehatan.
“Kegiatan ini sangat menginisiasi bagi terutama anak muda, kreatifitas seperti ini harus terus dipupuk sehingga peran pemerintah dalam melakukan penanganan Covid-19 ini tidak hanya pemerintah saja tapi seluruh komunitas masyarakat terlibat” ungkapnya
Heru menambahkan, hal ini akan meringankan peran Pemerintah dalam mengkampanyekan protokol kesehatan, sebagai agen-agen kecil yang membangun pentingnya protokol kesehatan pada komunitas-komunitasnya dari tingkat RT, Kelurahan, dan sekolah.
“Dengan begitu paling tidak masyarakat dapat sadar sehingga pencegahan Covid-19 dapat kita cegah dengan cepat” tutupnya.










Komentar