Swara.id – Palembang. Puluhan Mahasiswa UIN berkumpul di kampus Hijau Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang menuntut penghapusan Uang Kuliah Tungal UKT dan mengutuk keras pemukulan mahasiswa di kampus PGRI Palembang.
Sampai Pukul 23.25 dari pantauan Swara.id puluhan mahasiswa yang maradang karena telah terjadi pemukulan mahasiswa di kampus PGRI masih melakukan aksi. Adalah Sutam Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang salah satu mahasiswa dari 2 mahasiswa yang di pukul di kampus PGRI palembang.
Sambil meneriak kan yel yel “Hapus Hapus UKT. Hapus UKT sekarang Juga” para mahasiswa terus melakukan orasi.
Satria Prima Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) UIN Raden Fatah Palembang dalam orasinya meyampaikan ” bahwa kami mengutuk tindakan pemukulan oknum kampus PGRI terhadap mahasiswa. dan kami meminta supaya aparat kepolisian mengambil tindakan hukum atas insiden Tersebut”. terang Satria
Selanjutnya Satria juga menjelaskan bahwa Komersialisi Pendidikan adalah Biang keladi semua masalah di dunia pendidikan “Uang Kuliah Tunggal adalah bentuk komersialisasi pendidikan. Menteri Pendidikan harus mengambil langkah untuk mencabut kebijakan Uang Kuliah Tungal ini. ini situasi pandemi. keadaan ekonomi rakyat sedang karut marut. mahasiswa juga hampir seluruhnya melakukan kuliah daring tetapi masih di bebani Uang Kuliah Tunggal. Kami meminta untuk pemerintah menghapuskan UKT untuk semua perguruan tingi di Indonesia”. Teriak Satria berapi api dalam Orasinya.









Komentar