Untuk tahun 2023 nanti sasaran BLT cuma 25 persen, itu maksimal cuma miskin ekstrem
SWARAID, BANYUASIN: Pemerintah Desa Talang Lubuk, Kecamatan Sumber Marga Telang (SMT), Kabupaten Banyuasin kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) bertempat di Kantor Desa Talang Lubuk, Sabtu (10/12/22) pagi.
BLT DD diberikan kepada 111 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terhitung BLT bulan Oktober, November, dan Desember 2022 dengan besaran Rp300.000 per bulan.
Untuk diketahui, ini merupakan pembagian BLT DD tahap ke empat dan merupakan tahap terakhir di tahun 2022.
Untuk tahun 2022, sasaran BLT DD ditentukan Pemerintah Pusat berjumlah 40% dari dana desa. Dengan rincian Rp300.000/KPM x 12 bulan x 111 KPM = Rp399.600.000.
Namun ada perubahan untuk tahun berikutnya,
“Untuk tahun 2023 nanti sasaran BLT cuma 25 persen, itu maksimal cuma miskin ekstrem. Mungkin di Talang Lubuk 25-50 KPM saja. Mohon maaf jika diantara bapak/ibu nanti tidak tercantum sebagai penerima BLT tahun depan.” Terang Kades Sanusi Bahrin.
Lebih lanjut, Kades Sanusi Bahrin mengingatkan agar bantuan yang diberikan dapat dipergunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan keluarga.
“BLT DD diberikan untuk membantu perekonomian, beli sembako bukan untuk beli rokok dan lain-lain. Karena saat ini pencairan sangat sulit, diutamakan untuk beli beras, jangankan bapak/ibu penerima BLT yang beli beras, kades pun beli beras.” Ujar Kades Sanusi.
Sebagai informasi, penerima manfaat BLT DD ialah mereka yang tidak mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Tampak hadir dalam giat tersebut, Kasi Trantib Kecamatan SMT Sopyan Sahibul., S.I.P., M.Si, Babinsa Talang Lubuk Sertu Irwansyah, Satpol PP Kecamatan SMT Ari Prayogi, Ketua BPD beserta anggota, perangkat desa Talang Lubuk, Ketua Bumdes, Ketua Karang Taruna, Ketua RT, dan Ketua Linmas.
Kades Sanusi pula memastikan, bantuan yang diberikan telah tepat sasaran sesuai aturan yang ditetapkan.

Dikatakan Kades Sanusi, penyaluran BLT DD telah didahului dengan proses musyawarah desa khusus (Musdensus) untuk memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Penentuan KPM BLT ini sudah di-Musdensuskan dulu dan kemudian nama-nama KPM di-SK-kan agar penyaluran tepat sasaran.” Kata Sanusi.
“Dan untuk ke depan, bagi yang tidak terdaftar lagi di BLT tahun 2023, kami akan berjuang mengusulkan melalui data DTKS, Reksokses supaya bapak/ibi/saudara/i mendapat bantuan dari Kemensos. Seperti sebelumnya ada 193 KPM yang mendapat bantuan BBM dan sembako dari Kemensos tahun 2022.”
Mewakili petugas pembagian BLT, Kades Sanusi menyampaikan permohonan maaf kepada para KPM jika ada pelayanan yang kurang berkenan.
“Atas nama petugas, mohon maaf andaikata selama pembagian BLT selama ini petugas ada yang kurang sopan atau tidak sesuai dengan keinginan bapak/ibu.”
Disinggung apakah ini merupakan kampanye Kades Sanusi, yang bersangkutan menjawab tegas,
“Ini bukan visi misi saya atau kampanye saya, karena 27 Desember 2023 saya sudah habis masa jabatan sebagai Kades Talang Lubuk.” Pungkasnya.
Sementara, salah satu penerima manfaat BLT DD, Rohman (70) mengaku sangat terbantu dengan adanya program BLT DD.
“Terimokasih, tebantu nian. Terutame di waktu paceklik, maklum kami cuma betani. Panen setahun sekali.”
Ia pula menitipkan harapan untuk keberlanjutan program tersebut.
“Kalu biso bejalan terus.” Imbuhnya sambil tersenyum simpul.















Komentar