oleh

Afriantoni Apresiasi Pidato Perdana Bupati Ogan Ilir

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :229 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-OGAN ILIR, (28/02/2021): Panca Wijaya Akbar resmi menjadi Bupati Ogan Ilir yang dilantik pada Jumat (26/02) oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Pada pidato pertamanya menjabat sebagai Bupati mendapat apresiasi dari tokoh pemuda Sumsel dari Badan Pertimbangan Organisasi Pemuda Tani (BPO PT) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Sumatera Selatan, Dr. Afriantoni.

Apresiasi tersebut disampaikannya pada saat peresmian Sriwijaya Science Techno Park oleh Gubernur Sumsel, H. Herman Deru di Desa Bakung, Ogan Ilir yang dikelola oleh SSTP Balitbangda Provinsi Sumsel yang dipimpin oleh  Dr. Ekowati Retnaningsih,

Dihadiri oleh Anggota DPR RI, Percha Leanpuri, Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya, SH dan Wakil Bupati Ogan Ilir Ardani, SH, MH., juga dihadiri Forkompimda Ogan Ilir, M Zain Ismed, MBA, (27/02/2021).

Menurut Afriantoni, pidato yang disampaikan Panca cukup rileks, semangat, dan berisi. Menurutnya Panca masih nampak berhati-hati dalam memilih kata-kata yang disampaikan. Tampaknya masih takut salah dalam menyampaikan isi pidatonya terlebih di depan Gubernur Sumsel.

Meski begitu, Panca berhasil dalam pidato perdananya, sebab menurutnya tidak semua pemuda memiliki gaya pidato yang tenang dan terbilang cukup baik, apalagi pada pidato pertama di depan orang nomor satu di Sumsel.

Baca Juga :  Sumpah Pemuda, Susanto Ajis ; Bukan Sekedar Seremoni Tetapi Membumikan Wawasan Kebangsaan

“Panca cukup menguasai materi dan panggung walaupun awal mulanya agak gugup, tapi segera diatasi dengan gaya yang sangat santun. Gaya komunikasi dengan pejabat setingkat Gubernur pun terlihat sangat rileks dan mengendapkan unsur daerah sangat bagus,” ujarnya.

Terhadap Panca, Afriantoni mengutarakan untuk terus belajar, dan tidak mudah dipengaruhi orang disekitarnya sebelum melakukan cross check. Hal ini disampaikan agar kewibawaannya tetap terjaga selama menahkodai Kabupaten Ogan Ilir. Namun disebutkan Afriantoni, sosok Panca harus terbuka pula terhadap masyarakat.

“Pemuda seperti Panca rawan dengan bujuk rayu, sehingga perlu berkolaborasi dengan idealisme, moralitas, dan program untuk menjadi pemimpin masa depan Sumsel,” tuturnya.

Dimana pada pidato pertamanya, Panca mengucapkan terimakasih atas fasilitas di Sriwijaya Science Techno Park yang juga berimbas baik terhadap pembangunan jalan untuk masyarakat di Desa Bakung yang menjadi spot dari Sriwijaya Science Techno Park.

Di luar itu, Afriantoni juga berterima kasih atas keikutsertaan Pemuda Tani HKTI Sumsel dan Ogan Ilir untuk bekerja sama dengan alumni UGM yang sukses membangun dunia pertanian.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas, Herman Deru Kukuhkan Forum Bursa Kerja Khusus SMK Sumsel 

Terakhir, Afriantoni mengatakan sepakat dengan apa yang disampaikan oleh Gubernur Sumsel bahwa Panca adalah pemimpin masa depan, ia mengingatkan agar dijaga dari sekarang.

“Terkait Sriwijaya Science Techno Park yang telah dibangun, semoga menjadi pusat pengembangan, penelitian, pendidikan, pertanian, dan agrowisata di Sumsel.” Tutup Afriantoni.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya