oleh

439 Personel Gabungan Disiagakan, Siap Bubarkan Kerumunan Saat Malam Tahun Baru

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :224 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (21/12/20): Jelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, Satuan Kepolisian Resor Kota Palembang bersama instansi terkait seperti Komando Distrik Militer Palembang, Satuan Polisi Pamong Praja Palembang, Dinas Perhubungan Kota Palembang, Dinas Kesehatan Kota Palembang, Polisi Kereta Api, TNI AU dan AL, dan Senkop akan menggelar kegiatan bersama Operasi Lilin Musi 2020 mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Kabag Ops Polrestabes Palembang AKBP Eddy Aprianto menjelaskan akan menyiagakan personil dalam Operasi Lilin Musi 2020 dengan jumlah 493 personil gabungan yang akan ditempatkan pada 14 posko pengamanan maupun posko pelayanan.

“Jadi dalam Operasi Lilin Musi 2020 ini, Polrestabes palembang kita mengerahkan keterlibatan personel sejumlah 439 personel yang akan kita tempatkan dalam 14 titik pos pengamanan maupun pos pelayanan.” Terangnya usai ikuti apel bersama di halaman Mapolrestabes Palembang.

Lebih lanjut AKBP Eddy Aprianto menjelaskan dalam Operasi Lilin Musi 2020 ini dalam pelaksanaan akan konsen terhadap memberikan himbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan, dan terkait apabila terjadi kerumunan pada malam perayaan malam tahun baru pihaknya akan menindak tegas dan akan membubarkan.

Baca Juga :  Menerapkan Protokol Kesehatan ; Pilkada 2020 Beda!

“Terkait protokol kesehatan, jadi apabila terjadi kerumunan kita himbau untuk tidak ada kerumunan kita himbau untuk segera bubarkan. Apabila tetap membandel juga kita beri Sanksi sesuai dengan Perwali no. 27 tahun 2020.” Tegasnya.

Lebih jauh terkait dengan perayaan Natal yang masih akan dilaksanakan dibeberapa gereja di Palembang dengan prokes ketat. Pihaknya akan tetap lakukan pengamanan pada kegiatan Misa Natal.

“Untuk di gereja, walaupun masa pandemi kegiatan Misa beberapa gereja ada dilaksanakan. Maka dari itu dari Polrestabes Palembang sendiri tetap akan melaksanakan pengamanan ketika kegiatan Misa Natal 2020.” Ungkapnya.

AKBP Eddy Aprianto juga menuturkan dalam Operasi Lilin Musi 2020 ini ada dua jenis operasi yang dilakukan yaitu operasi yang sifatnya mobile patroli, dan yang sifatnya posko yang memberikan pelayanan dan himbauan. Terakhir terkait pada malam tahun baru pihaknya tidak akan melakukan penutupan ataupun rekayasa lalu lintas di jembatan Ampera.

“Kita rencanakan tidak melakukan penutupan arus lalu lintas jadi tetap seperti biasa tidak ada perayaan di sekitar jembatan Ampera. Semua menjadi prioritas tapi memang jembatan Ampera, BKB, dan jembatan lainnya menjadi prioritas utama.” Ungkapnya.

Baca Juga :  Diimingi Janji Menikah, Uang Sang Janda Habis Dikuras

Kasat Lantas Polrestabes Palembang Kompol Yakin Rusdi juga menegaskan tidak akan ada penutupan atau rekayasa lalu lintas di jembatan Ampera, menurut Kompol Yakin Rusdi penutupan jembatan Ampera hanya akan membiarkan masyarakat untuk melakukan perayaan tahun baru dengan menimbulkan kerumunan orang banyak yang dapat melanggar prokes.

“Terkait dengan perayaan malam tahun baru di kota Palembang, rencana awal tidak ditutup dari simpang IP menuju Masjid Agung, karena apabila ditutup kita membiarkan masyarakat untuk melakukan keramaian, jadi arus lalu lintas seperti biasa.” Tegasnya.

Kompol Yakin Rusdi juga menerangkan jelang malam tahun baru pihaknya akan menambahkan personilnya lagi dalam pengamanan malam pergantian tahun.

“personil yang ada di jalan akan kita tambah lagi kekuatannya. Mungkin akan ditambah dari personil Direktorat Lalu Lintas dengan jumlah kurang lebih seratus personil untuk pengamanan malam tahun baru.” Ungkapnya.

Selain itu, dalam menghindari konvoi-konvoi jalanan pada malam tahun baru, Kompol Yakin Rusdi juga menyarankan masyarakat untuk tidak melakukan dan Pemerintah untuk membuat peraturan akan larangan tersebut.

Baca Juga :  Apes! Motor Raib Dicuri Saat Parkir di Depan Kost

“Untuk mewaspadai konvoi-konvoi mungkin dari Pemerintah Kota mengeluarkan larangan kepada masyarakat kota Palembang, untuk tidak melakukan konvoi.” Tutupnya.

Komentar

Berita Lainya