1 Maret 2025 - 12:10 WIB | Dibaca : 630 kali

Wakil Bupati Muba Rohman Bergabung dalam Kegiatan Retret di Akademi Militer Magelang

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Swara.id | Magelang – Dalam semangat memperkuat kepemimpinan dan karakter, Wakil Bupati Musi Banyuasin (Muba), Rohman, secara resmi telah bergabung dalam kegiatan Retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (27/2). Ia bergabung bersama Bupati Muba, H. M. Toha, yang telah lebih dahulu berpartisipasi sejak 21 Februari 2025.

Wabup Rohman, bersama ratusan wakil kepala daerah lainnya, akan menjalani retret selama dua hari hingga 28 Februari 2025. Dengan mengenakan seragam Komando Cadangan (Komcad), Rohman menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya untuk membangun fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

“Kita siap secara fisik dan mental untuk mengikuti kegiatan ini,” ujar Rohman, menunjukkan tekadnya untuk menyerap setiap ilmu dan pengalaman yang akan diperoleh.

Kegiatan retreat ini merupakan program pembinaan kepemimpinan yang bertujuan memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, serta jiwa kepemimpinan para kepala daerah di seluruh Indonesia. Melalui sesi-sesi interaktif dan pelatihan intensif, peserta diharapkan dapat mengembangkan kemampuan kepemimpinan yang lebih baik dan berintegritas.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kalapas Kelas II B Sekayu, Pemkab Muba Siap Dukung Sinergi yang Lebih Baik

Pada hari terakhir kegiatan, peserta akan mendapatkan pengarahan langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan memberikan inspirasi dan motivasi untuk mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan dalam tugas sehari-hari.

Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Muba, Herryandi Sinulingga, AP, menyatakan,

“Keterlibatan Pak Wabup Rohman di Magelang menjadi bagian penting dalam upaya pengembangan kapasitas kepemimpinan di daerah. Kegiatan ini akan memberikan manfaat besar dalam membangun karakter kepemimpinan yang tangguh dan berintegritas.”

Kegiatan retret ini bukan hanya sekadar ajang pembelajaran, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat sinergi antar daerah dalam membangun Indonesia yang lebih maju. Melalui kolaborasi dan pertukaran pengalaman, para kepala daerah diharapkan mampu menciptakan inovasi dan solusi untuk tantangan yang dihadapi daerah masing-masing.

Komentar