30 November 2021 - 06:56 WIB | Dibaca : 1,356 kali

Tuntut Kenaikan UMP 2022, Ratusan Buruh Turun Aksi

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG : Ratusan buruh turun aksi menuntut pembatalan kebijakan Gubernur Sumatera Selatan yang tidak menaikkan nilai upah minimum provinsi Sumsel.

Setidaknya lebih dari 10 serikat buruh Sumsel melakukan aksi yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumatera Selatan, mulai dari KSPSI, NIBA SPSI, FARKES SPSI, KEP SPSI, PPMI SPSI dan lain-lain.

Dalam unjuk rasa ini mereka menuntut pembatalan atas Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 746/kpts/Disnakertrans/2021 tentang UMP 2022 yang memuat isi upah buruh di Sumsel di tahun 2022 tidak dinaikkan.

Mereka meminta gubernur merevisi kebijakan tersebut dengan menaikkan UMP tahun 2022.

“Kalau gubernur cinta terhadap rakyatnya, kaum buruh, pasti bisa mengubah surat keputusan tidak naiknya UMP Sumsel,” kata Untung dari perwakilan KSPSI saat berorasi di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (30/11/2021).

Dalam mengekspresikan ketidak setujuan dengan kebijakan gubernur Sumsel yang tidak menaikkan UMP 2022, berbagai properti digunakan untuk aksi seperti spanduk bertuliskan “Maaf Nak Bukan Susumu yang Didiskon 50 persen Tapi Gaji Bapakmu yang Dipotong 50 persen”.

Baca Juga :  Herman Deru: POGI Miliki Tanggung Jawab Meliterasi Masyarakat Guna Tekan Angka Stunting

Ada juga, “Kirain Cuma Barang yang Bisa Didiskon 50 persen Dak Taunya Gaji yang Didiskon 50 persen”.

Untuk diketahui, upah minimum provinsi (UMP) Sumatera Selatan (Sumsel) telah disahkan Gubernur Sumsel Herman Deru sebesar Rp 3,14 juta.

Sebelumnya telah ditetapkan besaran UMP Sumsel Tahun 2022 Rp 3,14 juta atau persisnya Rp 3.144.446 tercantum dalam keputusan Gubernur Sumsel Nomor 746/kpts/Disnakertrans/2021.

“UMP Sumsel tahun 2022, ditetapkan Rp 3.144.446,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel, Koimudin saat mengumumkan UMP Sumsel, Jumat (19/11/2021).

Saat mengumumkan pengumuman UMP tersebut Koimudin didampingi Kepala Seksi Upah Minimum Syarat Kerja dan Jaminan Sosial Disnakertrans Sumsel Susilawati dan Staf bidang Hubungan Industrial (Hubin) dan Syarat Kerja dan Jaminan Sosial Disnakertrans Provinsi Sumsel Eki.

UMP itu berlaku mulai 1 Januari 2022. Nilai UMP Sumsel Rp 3.144.446 ini sama dengan UMP tahun 2021 yaitu Rp 3.144.446 artinya tidak ada kenaikan UMP di 2022.

Komentar