SWARAID – PALEMBANG, (26/10/20) : Dalam beberapa bulan ini kasus bunuh diri semakin banyak terjadi khusunya di kota Palembang, kebanyakan dari beberapa faktor salah satunya adalah dampak dari Pandemi Covid-19 yang kita ketahui bahwa banyak karyawan dirumahkan, angkutan jasa berkurang dan dari segi usaha mengalami penurunan daya beli, hal ini yang memicu beberapa orang untuk langsung mengambil jalan pintas salah satunya yaitu melakukan bunuh diri.
Pada senin (26/10) ini setidaknya ada 1 kasus yang berhasil di pantau langsung oleh Reporter swara.id yaitu telah terjadi aksi bunuh diri yang dilakukan oleh seorang pria di Jalan Pasar 16 Palembang, Sumatera Selatan, sekitar pukul 12.00 WIB tadi yang saat ini identitasnya belum diketahui oleh orang-orang sekitar.
Dari informasi, diketahui pria tersebut mengalami frustasi masalah financial keuangan dan juga hutang. Menurut saksi, sekitar pukul 11.40 WIB dia sudah mencoba melakukan aksi bunuh diri ialah dengan cara lompat dari lantai 4 gedung pasar 16, tapi diketahui aksinya gagal karena masih hidup.
Saksi Mata yakni Rolex (30) membenarkan hal tersebut dan turut menjelaskan atas kejadian bunuh diri yang dilakukan pria yang belum diketahui identitasnya itu.
“Saya sering melihat korban berada di sekitar pasar 16 tiap harinya tetapi saya tidak begitu mengetahui alamatnya dimana.” Ujar Rolex.
Ia mengatakan bahwa pria tersebut nekat bunuh diri akibat frustasi soal ekonomi dirinya.
“Saya lihat korban ini frustasi atas ekonomi yang melanda dirinya atau lah ada terlilit hutang sampai akhirnya nekat terjun 2 kali dari tempat tinggi sampai akhirnya mati.” Ungkapnya.
Diketahui, percobaan yang pertana korban sempat terjun pada pukul 11.40 WIB di gedung lantai 4 pasar 16, lalu korban pun masih dalam keadaan sadar lalu di selamatkan warga sekitar.
Kemudian pukul jam 12.00 WIB Korban tersebut diduga terjun dari atas dan sampai akhirnya pria tersebut tak terselamatkan.
“Kira-kira begitulah mbak kronologinya, lebih kurangnya coba tanyakan jg sama saksi lainnya.” Tutup Rolex.
Sementara itu, korban yang identitasnya belum diketahui tersebut dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke rumah sakit bhayangkara untuk diotopsi lebih lanjut pihak kepolisian setempat.














Komentar