Minggu, 7 November 2021 21:00 WIB

Sengketa Pilkades! Masyarakat dari 7 Desa di Kabupaten OKI Akan Demo Besok

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :790 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID, OKI : Aliansi Masyarakat Peduli Pilkades (AMPP) OKI akan melakukan demonstrasi atas dugaan terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten OKI yang di ikuti 156 desa pada 12 Oktober 2021.

Sebanyak 7 desa yang mengalami sengketa Pilkades di Kabupaten OKI akan bersama-sama melakukan unjuk rasa di tiga titik, yaitu Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) OKI, Kantor DPRD Kabupaten OKI, dan Kantor Bupati OKI.

“Besok 7 desa yang bersengketa Pilkades dengan jumlah mencapai 500 massa akan turun bertahap, kami akan long march mulai dari DPMD OKI, DPRD OKI, dan Kantor Bupati OKI,” terang Andi Leo Kordinator Aksi dan Ketua AMPP OKI.

Andi Leo menerangkan, dipastikan telah terjadi pelanggaran saat perhitungan suara pada Pilkades yang dilaksanakan sebulan lalu tersebut, terutama pada tujuh desa yang akan melakukan aksi demonstrasi.

Bahkan Andi Leo mengungkapkan, kecurangan pada pemilihan kepala desa tidak hanya terjadi di tujuh desa tersebut. Ia menuding masih banyak desa lagi yang bersengketa pada Pilkades OKI.

Baca Juga :  Cetak Sejarah ; PC PMII OKU Adakan PKL di Tingkat Pengurus Cabang

“Banyak temuan surat suara yang semestinya dinilai pada peraturan Bupati, namun yang terjadi di lapangan tidak disahkan oleh panitia,” ungkapnya.

Leo menerangkan hingga kini situasi panas terus terjadi di tujuh desa yang bersengketa, dimana warga di setiap desa saling berseteru antar warga pendukung calon kepala desa.

Diterangkan Andi Leo, pelantikan Kepala Desa yang terpilih hingga kini belum dilakukan, ia pun menegaskan Bupati OKI harus menyetop seluruh tahapan pelantikan Kepala desa yang terpilih terkhusus pada desa yang bersengketa.

“Dengan situasi ini Bupati OKI harus turun tangan mengatasi permasalahan ini sesuai Pergub Pilkades dan perundang-undangan.”

Andi Leo menyoroti ketidak profesionalan kinerja oknum panitia pelaksana Pilkades OKI, khususnya di desa yang bersengketa. Ia menuding adanya kecurangan secara masif dan terorganisir.

Bahkan DPMD Kabupaten OKI dinilai gagal mengatasi sengketa Pilkades yang terjadi, terbukti seperti yang diungkapkan Andi Leo hingga kini diduga belum satupun menyelesaikan sengketa Pilkades serentak Kabupaten OKI.

“Seluruh panitia Pilkades yang bersengketa sudah mencoreng demokrasi di Kabupaten OKI, sebab kesalahan yang disengaja atau tidak disengaja mengangkangi Pergub tentang Pilkades,” pungkasnya.

Baca Juga :  Ketua KORMI Hayono Isman : FORNAS di Sumsel Bakal Menjadi yang Paling Akbar

Dapatkan update berita setiap hari dari SWARA.ID.
Mari gabung di sosmed SWARAID OFFICIAL untuk informasi terkini lainnya: https://linktr.ee/swaraidofficial dan Grup Telegram SWARAID OFFICIAL, caranya klik link https://t.me/swaraidofficial, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Komentar

Berita Lainya