11 November 2022 - 14:40 WIB | Dibaca : 944 kali

Resmikan Jembatan dan Sarana Air Bersih di Desa Talang Lubuk, Askolani: Jaga!

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Askolani meminta kepada Kepala Desa Talang Lubuk untuk menjaga dan merawat jembatan kayu jenis ulin tersebut

SWARAID, BANYUASIN: Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH MH melakukan peresmian jembatan dan sarana air bersih di Desa Talang Lubuk, Kecamatan Sumber Marga Telang, Banyuasin, Jumat (11/11/22).

Jembatan kayu serta sarana air bersih tersebut merupakan sumbangsih dan wakaf dari provider XL.

Pada kesempatan tersebut, dikatakan Askolani, bahwa untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur di wilayah yang dipimpinnya dibutuhkan anggara yang tidak sedikit, diperkirakan mencapai Rp20 triliun.

“(Butuh anggaran) 20 T selesaikan infrastruktur, ” kata Askolani.

Namun sayangnya, kondisi APBD Banyuasin saat ini hanya sekitar Rp 2,2 triliun. Alhasil kondisi tersebut tidak dapat membangun Kabupaten Banyuasin yang sangat luas tersebut secara menyeluruh.

“Luas Banyuasin seperti provinsi Jawa Barat, dengan perairan dan daratan. Anggaran kita hanya Rp 2,2 triliun,” ujarnya.

Oleh karena itu dibutuhkan kekuatan anggaran dari Pemprov Sumsel, APBN dan lain sebagainya untuk membangun infrastuktur itu.

Lantas terhadap sarana yang telah dibangun, Askolani meminta kepada Kepala Desa Talang Lubuk untuk menjaga dan merawat jembatan kayu jenis ulin tersebut.

Baca Juga :  DPC Partai Demokrat Banyuasin Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Gasing

“Jembatan ini bisa tahan hingga 10 – 15 tahun, lain halnya dengan jembatan bahan besi hanya tahan 5 tahun. Usai itu berkarat dan lainnya,” katanya.

Kepada masyarakat Desa Talang Lubuk Kecamatan Sumber Marga Telang, Askolani berharap agar dapat bersyukur dengan adanya pembangunan jembatan itu.

“Karena masih banyak (yang) antre (bangun jembatan) di Banyuasin,” ucap Askolani.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Banyuasin, Ardi Arfani menambahkan, saat ini memang banyak usulan pembangunan dan rehab jembatan di Banyuasin.

“Itu kita ditindaklanjuti,” tukas Ardi.

Komentar