24 Oktober 2022 - 00:50 WIB | Dibaca : 772 kali

Pj Sekda Muara Enim Pimpin 3500 Peserta Upacara dari Ponpes dan Madrasah

Laporan : Febri
Editor : Noviani Dwi Putri

Ketika Indonesia memanggil, santri dengan berbagai latar belakangnya harus siap sedia mendarmabaktikan hidupnya

SWARAID, MUARA ENIM: Dalam rangka menyongsong 1 abad Nahdlatul Ulama (NU) sebanyak 3500 orang dari pondok pesantren dan madrasah se Kabupaten Muara Enim ikuti upacara memperingati Hari Santri Nasional di Lapangan Merdeka Kota Muara Enim, Sabtu (22/10/22).

Upacara tersebut dipimpin oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muara Enim H Riswandar, dihadiri Forkopimda Kabupaten Muara Enim, para Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemkab. Muara Enim, Kepala Kantor Kementerian Agama Muara Enim, Penasihat NU Muara Enim sekaligus Pimpinan Ponpes Al-Haromain Semende KH M Dainawi Gerentam Bumi dan Ketua PCNU Muara Enim serta jajaran dan tokoh-tokoh lainnya.

Usai membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia, Pj Sekda mengajak seluruh santri di Kabupaten Muara Enim untuk selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia.

“Ketika Indonesia memanggil, santri dengan berbagai latar belakangnya harus siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara, begitu juga saya dan untuk semua lapisan masyarakat di Bumi Serasan Sekundang ini. Karena, menjaga martabat kemanusiaan atau hifdzunnafs adalah salah satu tujuan diturunkannya agama di muka bumi (maqashid al-syariah),” kata Pj Sekda.

Baca Juga :  Dinas PPPA Muara Enim Gelar Pelatihan Aktivis Perlindungan Anak Terpadu

“Tidak ada satu pun agama yang menyuruh pemeluknya untuk melakukan tindakan yang merusak harkat dan martabat manusia. Sebagai insan yang selalu menjunjung tinggi nilai-nilai agama, santri selalu menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Santri senantiasa berprinsip bahwa menjaga martabat kemanusiaan adalah esensi ajaran agama. Apalagi di tengah kehidupan Indonesia yang sangat majemuk. Bagi santri, menjaga martabat kemanusiaan juga berarti menjaga Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Pj Sekda menegaskan, Peringatan Hari Santri bukanlah milik santri semata, hari santri adalah milik kita semua, milik semua komponen bangsa yang mencintai tanah air, milik mereka yang memiliki keteguhan dalam menjunjung nilai-nilai kebangsaan.

Karena itu, sama seperti apa yang dikatakan Menteri Agama yaitu mengajak masyarakat Indonesia untuk menjaga Indonesia, Pj Sekda mengajak semua masyarakat Kabupaten Muara Enim, apapun latar belakangnya, untuk turut serta ikut merayakan Hari Santri. Merayakan dengan cara napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia.

Sementara itu, melalui momen Upacara Peringatan Hari Santri Tahun 2022 ini salah satu santri yang ikut dalam upacara akbar tersebut mengajak semua untuk mendoakan para pahlawan terutama dari kalangan ulama, kiai, santri yang telah syahid di medan perang demi kemaslahatan bangsa dan agama.

Baca Juga :  Rakor Strategi Komunikasi Presidensi G20; Pemkab Muara Enim Siap!

“Semoga arwah para pahlawan bangsa ditempatkan yang terbaik di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. Amin,” ucapnya sembari mata berkaca-kaca.

Komentar