oleh

Musim Penghujan, Harga Sayur Mayur masih Stabil

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :208 kali | Durasi baca : 1 Menit

SWARAID – PALEMBANG, (29/10/20) : Memasuki musim penghujan, harga sayur mayur masih stabil. Namun harga cabai dan bawang tidak stabil akan tetapi tidak mengalami lonjakan yang signifikan. Seperti cabai kriting harganya berkisar Rp. 35.000,- sampai Rp. 40.000,- per kilogram. Sementara, cabe jengki terbilang murah, Rp. 25.000,- per kilogramnya. Tapi 3 hari belakangan naik mencapai angka Rp.50.000,-  di Pasar Induk.

“Nah ini sudah hargo normal lagi, kalau sayur mayur murah tapi kasihan wong kebon lah, bawang merah dan bawang putih yang mahal hargo naik terus, cak bawang putih biasonyo 28.000- 30.000, Ini 32.000. Dio itu naik 2 hari 3 hari sekali. Yo, dak tentulah hargo ni.” Ujar Bambang (43) pedagang sayur mayur dipasar Tangga Buntung.

Bambang mengatakan semenjak Pandemi Covid-19 ini pengunjung pasar memang masih lumayan banyak tapi daya beli berkurang.

“Mungkin karena banyaknya PHK dan juga pedagang-pedagang yang gulung tikar jadi mereka tidak punya penghasilan lagi. Contoh saja seperti hari raya Idul Adha kemarin, sedih sekali rasanya sedikit sekali dagangan kami yang laku. Biasanya kalau hari raya itu kita bisa meraup keuntungan yang lumayan tapi kali ini tidak seperti biasanya. Memasuki musim penghujan ini biasanya pengunjung pasar juga tidak terlalu ramai, apalagi kalau hujan mengguyur dari pagi sampai siang ya sudah terima nasib saja kalau sepi pembeli mereka pada malas untuk keluar rumah.” Ujar Bambang kepada SWARAID, sembari melayani pembeli.

Baca Juga :  Telkom Raup Pendapatan Rp34,19 Triliun di Kuartal I

Bambang berharap Covid-19 segera pergi dan musim penghujan membawa berkah bagi pedagang pasar khususnya pedagang sayur mayur.

Komentar

Berita Lainya