SWARAID, PALEMBANG: Kabar wafatnya seniman Sumsel, Sahilin menyisakan duka. Tak hanya keluarga, sahabat, dan kerabat. Nama Sahilin sang maestro dendang Batang Hari Sembilan telah melekat di hati masyarakat Sumatera Selatan.
Menyampaikan duka citanya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang Drs. Ratu Dewa menyempatkan diri menyambangi kediaman almarhum.
”Turut berduka cita. Semoga almarhum diterima di tempat yang layak disisi Allah SWT. Dan kepada keluarga besar diberikan kesabaran,” kata Ratu Dewa saat melayat di rumah duka, Sabtu (25/02/23).
Di mata Ratu Dewa, Sahilin, adalah salah satu contoh sosok yang konsisten mengangkat nilai-nilai seni kedaerahan Sumsel.
Kita pasti sangat kehilangan dengan beliau. Betapa beliau ini memiliki ciri khas sendiri, kala menyenandungkan syair lagu penuh makna.
”Dan ditambah dengan petikan gitar yang sampai sekarang, selalu mengingatkan saya dengan kampung halaman.”
Dunia hiburan daerah khususnya kesenian tembang Batanghari Sembilan di Provinsi Sumatera Selatan, berduka
Sang maestro dendang Batanghari Sembilan, Sahilin tutup usia di umur 69, Sabtu 25 Februari 2023.
Saat ini almarhum disemayamkan dirumah duka Jalan Pangeran Sido Ing Lautan Lr Kedukan Bukit II no 617 RT 12 RW 03 Kelurahan 35 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Palembang.
“Bapak tutup usia sekira menjelang subuh sekira pukul 04.00 WIB,” kata Saidina anak sulung Almarhum Sahilin diwawancarai dikediamannya.
Dia menuturkan, sebelumnya ayahandanya tidak menderita sakit yang parah, hanya sakit biasa bahkan bahkan pada pertengahan bulan Februari sempat pentas diluar daerah.
Bahkan, lanjutnya pada hari ini Almarhum mau tampil mengisi suatu acara di luar daerah tepatnya di Desa Sungai Batang.















Komentar