oleh

Menag Resmikan Kampus Baru dan Rumah Moderasi Beragama UIN RF

Oleh : | Editor : Noviani Dwi Putri
Dibaca :269 kali | Durasi baca : 2 Menit

SWARAID-PALEMBANG, (25/05/2021): Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas resmikan kampus baru UIN Raden Fatah di Jakabaring dan Rumah Moderasi Beragama didampingi Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, serta rektor UIN RF Palembang Nyayu Khodijah.

Dengan penekanan layar interaktif yang menandakan resmi kampus B sembilan gedung yang membentuk pola anak panah. Tak hanya itu Menag Yaqut Cholil Qoumas juga melakukan penandatanganan prasasti peresmian kampus biru tersebut.

Gus Yaqut menuturkan kagum akan arsitektur pembangunan kampus UIN RF Palembang tersebut yang dinilai sangat visioner dan merepresentasikan modernisasi kampus. Sembilan gedung yang berdiri megah di atas tanah seluas 15 hektar tersebut meliputi kantor pusat administrasi (KPA), laboratorium terpadu, perpustakaan pusat, dua gedung Fakultas Sains dan Teknologi, dua gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta Fakultas Ilmu Psikologi.

“Saya berharap dengan peresmian sembilan gedung baru ini tentu UIN Raden Fatah ini mampu berkompetisi di tingkat nasional dan internasional. Saya kira kesempatan dan peluang ini terbuka apalagi kalau melihat sumber daya UIN ini sangat luar biasa.” Kata Gus Yaqut usai meninjau Rumah Moderasi Beragama UIN Raden Fatah Palembang.

Baca Juga :  Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN RF Sambangi Pemkot

Terlebih sinergitas antara UIN Raden Fatah Palembang dan pemerintah daerah baik Pemprov Sumatera Selatan dan Pemkot Palembang, Menag menilai tidak semua perguruan tinggi negeri dapat memiliki hubungan dengan pemerintah daerah. Seperti halnya pembangunan kampus B ini merupakan lahan hibah dari pemerintah provinsi Sumatera Selatan.

Terlepas itu, Gus Yaqut juga menyampaikan pesan terhadap civitas akademika UIN Raden Fatah Palembang yang dalam sambutannya di sebutkan, tiga hal penting diantaranya dalam jajaran civitas akademika harus benar-benar diisi oleh orang-orang berkompeten, menghindari praktek korupsi dan plagiarisme.

“Ini harus dijaga betul. Civitas akademika ini akan menjadi roh penting bagi berkembangnya UIN Raden Fatah. Tolong ini jangan dicederai.”

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru memiliki harapan besar, dirinya ingin mengkoneksikan gedung baru kampus biru tersebut dengan Islamic Center yang kini tengah terkendala dengan kasus rasuah tersebut.

“Saya punya obsesi untuk mengintegrasikan UIN ini dengan Islamic Center. Tinggal kita tunggu proses berikutnya saja. Harapan saya itu enggak usah jauh-jauh ke Mesir lah kalau sekolah agama, cukup disini.” Gesahnya.

UMKM Kito - Solusi UMKM Go-Online

Komentar

Berita Lainya