8 September 2022 - 04:32 WIB | Dibaca : 641 kali

Makam Almarhum Albar Mahdi Dibongkar Tim Forensik Guna Autopsi

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Kita akan melakukan autopsi secara tertutup yang hanya melibatkan penyidik, forensik hingga pihak keluarga yang akan menyaksikan pembongkaran hingga autopsi yang dilakukan

SWARAID, PALEMBANG: Pembongkaran makam Almarhum Albar Mahdi (17), santri Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo, Jawa Timur, pada Kamis mulai dilaksanakan tim Forensik dari Polda Sumsel dan Polres Ponorogo, pada (8/9/22) pagi sekira pukul 10:00 WIB di TPU Selayur Jl. Mayor Zen, lrg .Cendana, Kalidoni, Palembang.

Tampak garis polisi terpasang mengelilingi sekitar makam almarhum Albar Mahdi.

Kapolsek Kalidoni Palembang, AKP Dwi Angga Cesario, menjelaskan pengamanan di areal pemakaman ini guna keberlangsungan proses autopsi oleh tim forensik RS Bhayangkara Mohamad Hasan Palembang.

“Kita sudah memasang police line (garis polisi-red) di sekitar lokasi makam AM, untuk dilakukan autopsi,” ungkap AKP Dwi saat dijumpai wartawan di lokasi TPU Sei Selayur.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia, menjelaskan bahwa sebelumnya telah juga melakukan pemeriksaan terhadap orang tua korban di kantor kuasa hukum.

“Sesampainya di Palembang kita langsung berkoordinasi dengan keluarga korban khususnya orang tua korban Soimah bersama pengacaranya Titis Rachmawati,” jelas AKP Nikolas.

Baca Juga :  Ponpes Gontor Akui Ada Tindak Penganiayaan, Soimah Bawa ke Ranah Hukum

Dari koordinasi dengan pihak keluarga, lanjut AKP Nikolas, didapatkan pihak keluarga menyetujui untuk melakukan autopsi, sehingga hari ini (Kamis-red) pagi, dilakukan autopsi dari Polres Ponorogo bersama tim forensik RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang.

“Kita akan melakukan autopsi secara tertutup yang hanya melibatkan penyidik, forensik hingga pihak keluarga yang akan menyaksikan pembongkaran hingga autopsi yang dilakukan,” terangnya.

Untuk estimasinya waktu sendiri diperkirakan siang hari sudah selesai melakukan otopsi.

“Hal ini kita lakukan untuk mengungkap terang kasus ini, apalagi kita telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang diduga pelaku,” tegasnya.

Setelah melakukan autopsi, AKP Nikolas, mengungkapkan, pihaknya bakal melakukan gelar perkara mengenai kasus tersebut di Ponorogo yang menelan korban jiwa.

Berdasarkan pantauan di lapangan, saat ini tim gabungan masih melakukan pembongkaran makam AM.

Komentar