Syaratnya harus kader NU, pernah menjabat kepengurusan Pagar Nusa minimal di tingkat di bawahnya
SWARAID, PALEMBANG: Pagar Nusa Sumatera Selatan melaksanakan konferensi wilayah (Konferwil) di Pondok Pesantren Aulia Cendikia Talang Jambe, Palembang dengan mengusung tema “Keberagaman, Kebersamaan, Soliditas Menuju Prestasi”.
Ketua Pagar Nusa Sumsel, Emi Sumirta, SE., Msi mengatakan, pelaksanaan konferwil ini bertujuan untuk menyusun kepengurusan Pagar Nusa Sumsel periodisasi 2022-2027. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diadakan 5 tahun sekali.
“Acara ini diselenggarakan secara cukup sederhana tapi tidak mengurangi rasa khidmat, karena Pagar Nusa identik dengan kemandirian tanpa mengabaikan prestasi, jadi ada semboyan bahwa Pagar Nusa tetap mandiri dan tetap berprestasi,” kata Emi, Minggu (16/10/22).
Dalam kegiatan ini, peserta yang hadir adalah seluruh Pagar Nusa cabang kabupaten/kota Sumatera Selatan. Emi menuturkan, setelah Konferwil selanjutnya akan menghadapi kongres di Jakarta yang akan diadakan akhir tahun ini.
Lanjut dikatakan Emi, untuk kandidat calon ketua Pagar Nusa Periode selanjutnya dirinya mengungkapkan, setiap kader pagar nusa yang memenuhi persyaratan tentunya dapat maju sebagai calon.
“Syaratnya harus kader NU, pernah menjabat kepengurusan Pagar Nusa minimal di tingkat di bawahnya, kalau pengurus wilayah saat ini konferensi artinya calon boleh dari pengurus cabang,” jelas Emi.
“Tentunya dengan kepemimpinan yang baru diharapkan bisa lebih meningkatkan prestasi Pagar Nusa, dan eksistensi pagar nusa baik eksternal maupun di internal organisasi,” sambungnya.
Pagar Nusa adalah bagian dari IPSI, setiap tahun di tiap cabang dan tingkatan masing-masing selalu melaksanakan turnamen kejuaraan daerah hingga nasional.
Emi berharap pemerintah peduli serta dapat memberikan perhatiaannya, dalam hal ini melalui IPSI untuk lebih aktif membuat turnamen, sehingga bibit-bibit atlet berprestasi lahir.
“Sekali lagi saya ingatkan, setelah terpilihnya ketua yang baru diharapkan pagar nusa bisa lebih baik lagi dari sebelumnya, tetap mempertahankan tradisi-tradisi yang selama ini kita rawat, kita jaga, kita lestarikan dan mau menerima hal-hal yang baru untuk kebaikan pagar nusa tentunya,” tegasnya.









Komentar