1 November 2022 - 23:26 WIB | Dibaca : 556 kali

Kepulan Asap di Kantor PLN Tadi Malam Berasal dari Pantry di Lantai 3

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

Dokumen semuanya aman, karena ruang pantry berada terpisah dengan ruang kerja

SWARAID PALEMBANG: Asap tebal yang sempat membuat panik sejumlah karyawan kantor PLN di Jl. A Rivai Palembang, Selasa (1/11/22) tadi malam diketahui berasal dari lantai tiga gedung tersebut.

Asap pertama kali terlihat sekitar pukul 18:40 WIB. Manajer Komunikasi Kantor PLN Unit Induk Wilayah S2JB, Sendy Rudiyanto menjelaskan, asap tersebut diduga berasal dari salah satu ruang yang terbakar berada di lantai tiga.

“Api muncul dari ruang pantry (dapur) yang ada di lantai tiga,” imbuhnya.

Namun untuk penyebab terjadinya kebakaran di gedung PLN tersebut ia belum bisa membeberkan.

Terpantau kepulan asap keluar dari gedung hanya berlangsung kurang lebih tiga puluh menit, hingga sekitar pukul 19.10 WIB.

Hingga pukul 21.00 WIB, terlihat sudah ada lima unit mobil pemadam kebakaran yang datang berupaya memadamkan.

Baru sekitar pukul 21.25 WIB petugas pemadam kebakaran mulai berangsur keluar dari gedung.

“Untuk apinya sendiri bisa kita padamkan sekitar 30 menit,” terangnya.

Sendy Rudiyanto menjelaskan, bahwa asap pertama kali diketaui oleh petugas keamanan kantor yang berjaga malam itu.

Baca Juga :  Nekat Nyebur Demi Drum Plastik, Warga SU II Hanyut di Sungai Musi

Ia juga menjelaskan saat pertama kali diketahui ada kepulan asap, sudah sempat dilakukan penanganan awal dengan menggunakan APAR (Alat Pemadam Api Ringan), serta sembari mengabarkan ke pihak pemadam kebakaran.

“Pertama kali yang melihat security, asap muncul, melihat sudah asap yang keluar,” terangnya.

Ia juga memastikan tidak ada kerugian seperti berkas atau peralatan penting yang terbakar.

“Dokumen semuanya aman, karena ruang pantry berada terpisah dengan ruang kerja.”

Lebih lanjut ia juga memastikan tidak ada korban dalam insiden ini.

Sementara akibat insiden ini pihaknya belum melakukan perhitungan terkait kerugian yang dialami.

“Tapi tadi memang masih ada karyawan juga yang lembur berada di gedung, langsung keluar.”

Komentar