26 Oktober 2023 - 06:49 WIB | Dibaca : 344 kali

Janji Tak Kunjung Terealisasi, Puluhan Pendamping PKH Datangi Mantan Bupati Banyuasin

Laporan : Maulana
Editor : Noviani Dwi Putri

Swara.id | Banyuasin – Puluhan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Banyuasin mengadakan pertemuan tak biasa dengan mantan Bupati Banyuasin, H Askolani Jasi, Rabu (25/10/23).

Mereka mendatangi Bupati periode 2018-2023 itu untuk mempertanyakan realisasi janji yang dibuat oleh mantan bupati sebelum masa jabatannya berakhir.

Para pendamping PKH mengklaim bahwa Askolani telah berjanji untuk memberikan bantuan ponsel yang akan digunakan untuk operasional pendataan masyarakat pra sejahtera di Kabupaten Banyuasin.

Mereka merasa kecewa karena meskipun dana telah dianggarkan, belum ada realisasi dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

“Kami telah bekerja keras di lapangan dan sekarang kami menagih janji yang disampaikan oleh Pak Askolani. Dia mengatakan ponsel telah dianggarkan, tetapi hingga kini, belum ada tindakan nyata dari Pemkab Banyuasin. Itulah sebabnya kami datang untuk curhat langsung kepada beliau,” ujar Pendamping PKH Talang Kelapa, Maryani.

Selain ponsel, para pendamping juga menyampaikan ketidakpuasan mereka terkait uang transportasi yang belum mereka terima selama tiga bulan. Meskipun jumlahnya tidak besar, uang transportasi tersebut sangat membantu para pendamping PKH dalam menjalankan tugas mereka di lapangan.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Banyuasin Ajak Masyarakat Jalani Ibadah dengan Niat yang Baik

Merespon keluhan para pendamping PKH, Askolani memutuskan untuk tetap menepati janji pemberian bantuan ponsel yang sebelumnya memang saat dirinya masih menjabat telah dianggarkan. Meskipun sudah tidak menjabat sebagai Bupati, ia merasa memiliki tanggung jawab moral terhadap para pendamping PKH.

“Saya tidak lagi menjabat sebagai Bupati, tetapi saya merasa ada tanggung jawab moral kepada rekan-rekan ini yang harus saya penuhi. Oleh karena itu, saya berinisiatif untuk membeli ponsel menggunakan gaji pribadi saya selama menjabat sebagai Bupati,” ungkapnya.

Askolani juga mengapresiasi kerja keras para pendamping PKH dalam menurunkan tingkat kemiskinan di Banyuasin. Mereka telah melakukan pekerjaan yang sangat berarti dengan mendata masyarakat pra sejahtera secara door to door, sehingga bantuan dapat tersalurkan dengan baik.

“Ini adalah ungkapan terima kasih saya kepada teman-teman, karena mereka telah membantu saya selama lima tahun menjabat sebagai Bupati Banyuasin dalam menurunkan angka kemiskinan di Banyuasin,” tandasnya.

Pertemuan ini menunjukkan pentingnya dialog antara pemerintah dan penerima manfaat program sosial seperti PKH untuk memastikan komitmen dan janji-janji terpenuhi demi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Kirim 12 Atlet Terbaiknya, PWI Banyuasin Targetkan Bawa Pulang Medali Emas

Komentar