12 Oktober 2020 - 05:42 WIB | Dibaca : 1,080 kali

Hari Museum Indonesia, Palembang Venesia Dari Timur

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SwaraID – Palembang, (12/10/20) : Memperingati Hari museum Indonesia, Pemerintah mengadakan Pameran Temporer dengan tema “Palembang Venesia dari Timur” pada hari ini, Senin (12/10/20) di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.

Sejak berabad-abad silam, Palembang adalah kota dengan ruang air yang dominan. Orang-orang Eropa menyebut Palembang sebagai Venetie Van Oost atau Venesia dari Timur yang merujuk pada kota Venesia, Kota Air di Italia.

Secara topografi, Palembang adalah kota yang  sebagian besar lahannya digenangi air. Sungai di Palembang bukan hanya menjadi jalur transportasi dan juga menggerakkan roda perekonomian, tapi juga menjadi kawasan pemukiman di Kota Palembang.

Zanariah, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Palembang  menyampaikan,

“Kita semua harus mengingat, bahwa Palembang ini terkenalnya dengan sungai sehingga nantinya dengan sungai- sungai kecil kita dikenal sebagai Venesia dari Timur. Bahwa dahulu Palembang di sebut dengan Venetie Van Oost, agar nantinya kita menjaga sungai-sungai kecil atau anak-anak sungai sebagai suatu budaya kita” tuturnya.

Perihal Pameran Temporer yang diadakan di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II, lebih lanjut  Zanariah menjelaskan,

Baca Juga :  Kota Palembang Bakal Punya Pasar Murah Digital di 2 Kecamatan

“Bahwa ini adalah bentuk partisipasi dalam merayakan Hari Museum Nasional, walaupun masih banyak yang belum kita keluarkan karena terkendala dengan Covid-19, tetapi kita akan tetap membuat museum ini seaktif mungkin dengan tetap menaati protokol kesehatan”

Pameran yang diadakan secara terbuka ini diharapkan menjadi edukasi khususnya kepada siswa. Fitrianti Agustinda Wakil Walikota Palembang menegaskan

“Harusnya seperti itu, bahkan saya tau betul secara berkala yang mana biasanya ada kegiatan ekstrakulikuler yang memang diadakan di setiap sekolah, namun kita ketahui bersama bahwa saat ini belum memungkinkan karna Covid-19, tapi itu memang sudah jadwal rutin dari Dinas Pendidikan untuk mengedukasikan ke anak- anak karena museum ini punya 700 koleksi benda-benda peninggalan dari Kerajaan Sriwijaya yang juga harus diketahui generasi muda” tutupnya.

Komentar