13 November 2021 - 13:27 WIB | Dibaca : 1,239 kali

Harga Minyak Goreng Menggila, Pengusaha Pempek Kian Resah

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID, PALEMBANG : Harga minyak goreng yang kian melambung belakangan ini jelas berdampak terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner, seperti produsen makanan khas Palembang, pempek.

Berdasar pantauan di lapangan, sejumlah pelaku usaha pempek di kawasan 26 Ilir Palembang mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng ini.

Cek Ida (50) pemilik Toko Pempek Wak Abba 26 Ilir menuturkan kepada SWARAID bahwa terjadi penurunan omset hingga 50 persen dalam sepekan ini.

“Berangsur-angsur naik, sekarang sudah 18 ribu perkilo dari harga 11 ribuan, sangat terasa ya apalagi untuk produksi perhari kami bisa menghabiskan hingga 5 sampai 6 kilo minyak goreng,” katanya, Sabtu (13/11/21).

Meski harga minyak goreng naik, namun Cek Ida mengaku tidak mengubah takaran bahan baku dan ukuran pempek sehingga kualitas cita rasa makanan berbahan ikan gabus produksinya itu tetap terjaga.

“Kita jual rata rata seribuan, jadi semua sama tidak ada yang dirubah, ya paling pengaruhnya pada keuntungan,” bebernya.

Ia berharap, pemerintah dapat dengan cepat mengatasi kenaikan harga minyak goreng, apalagi saat ini para pedagang baru akan bangkit dari keterpurukan dampak pandemi Covid-19.

Baca Juga :  PP IPNU Gelar Gerakan Pelajar Mengaji, Disambut Baik PC IPNU Palembang

“Sudah hampir dua tahun Covid-19 ini mempengaruhi penjualan, ditambah lagi ada kenaikan harga minyak goreng, jadi kami harapkan kepada pemerintah agar cepat kembali menormalkan harga minyak goreng,” harapnya.

Komentar