29 September 2022 - 05:31 WIB | Dibaca : 638 kali

Festival Teater Sumatera 2022 “Ritual Healing” Segera Digelar di Palembang

Laporan : Agustina
Editor : Noviani Dwi Putri

Nilai-nilai keluhuran masal lalu dari peradaban di Sumatera yang penting atau tetap dipertahankan antara lain, keterbukaan, egaliter, kebersamaan dan keberlanjutan

SWARAID, PALEMBANG: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan akan menggelar Festival Teater Sumatera (FTS) 2022 dengan tema “Ritual Healing” di Taman Budaya Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, pada 29 September-1 Oktober 2022.

Kegiatan besar ini akan melibatkan komunitas teater dari sembilan provinsi di Pulau Sumatera.

Dijelaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, Aufa Syahrizal, Sumatera adalah pulau yang sangat penting dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia.

Berbagai pengetahuan luhur lahir dan tumbuh pada masyarakat di Sumatera, yang memberi arti bagi peradaban bangsa Indonesia, termasuk bangsa lainnya di Asia.

“Pekerja seni teater merupakan seniman yang berkarya atas dasar berbagai pengetahuan luhur tersebut. Baik karya yang melestarikan maupun yang mengembangkan pengetahuan luhur tersebut. Setelah sukses menyajikan tema Sriwijaya dalam Jejak Rempah pada tahun 2021 lalu, pada tahun 2022 ini kita menyajikan karya komunitas teater di Sumatera dengan tema Ritual of Healing,” ujar Aufa.

Dikatakan Aufa, para pekerja teater di Sumatera, dapat menyajikan berbagai produk kearifan lokal seperti nilai-niai spiritualitas melalui ritual, upacara, dan tradisi adat, lainnya.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Tertarik Angkat Festival Sriwijaya ke Level Internasional

“Nilai-nilai keluhuran masal lalu dari peradaban di Sumatera yang penting atau tetap dipertahankan antara lain, keterbukaan, egaliter, kebersamaan dan keberlanjutan. Nilai-nilai ini yang selama belasan abad membangun peradaban bangsa Indonesia,” jelasnya.

Tujuan gelaran Festival Teater Sumatera (FTS) 2022:

  1. Mempererat silahturahmi antar pekerja teater se Sumatera dalam menarasikan karya-karyanya, terkait tematik ritual dan prosesi budaya yang ada di tiap daerah.
  2. Menggali nilai-nilai luhur peradaban masa lalu khususnya di Pulau Sumatera, serta mengaktualisasikan dan memaknainya dalam praktik karya kebudayaan hari ini.
  3. Menguatkan peranan teater sebagai rumah belajar, mengelola, dan memproduksi berbagai pengetahuan luhur bangsa Indonesia.
  4. enguatkan agenda Pemajuan Kebudayaan nasional yang dikaitkan dengan pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah (PPKD).

Diterangkan pula oleh Chandra Amprayadi, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Museum Negeri Sumatera Selatan, bahwa jumlah komunitas teater yang terlibat dalam FTS 2022 sama seperti pada FTS 2021 lalu, yakni 12 komunitas. Dari Aceh hingga Lampung.

“Namun tidak semua komunitas teater yang berekspresi pada FTS 2021 kembali tampil pada FTS 2022. Semua komunitas teater dari luar Sumatera Selatan mewakili provinsinya,” kata Agus.

Baca Juga :  Antrian Kendaraan Uji KIR disisi Badan Jalan Kerap Sebabkan Kemacetan

Sementara itu, ketua penyelenggara Taufik Hidayat mengatakan dimana bakal ada 12 komunitas teater tersebut yang akan menyemarakan, yakni Komunitas Seni Tanda Tanya (Aceh), Teater Rumah Mata (Sumatera Utara), Teater Senyawa (Bengkulu), Teater Umak (Sumatera Selatan), Teater Oncak (Sumatera Selatan), Lembaga Teater Selembayung (Riau), Teater Tonggak (Jambi), Sanggar Dulmuluk Harapan Jaya (Palembang), Komunitas Berkat Yakin (Lampung), Komunitas Seni Nan Tumpah (Sumatera Barat), Dewan Kesenian Belitung (Kepulauan Bangka Belitung), dan Teater Potlot (Palembang).

Selain penampilan 12 komunitas teater se-Sumatera, “Kita juga akan lakukan diskusi 12 karya, teater, dan FGD Taman Budaya se-Sumatera,” jelas Taufik.

Komentar