5 Januari 2021 - 02:14 WIB | Dibaca : 1,196 kali

Bersama BUMN, Sumsel Siap Beli Vaksin Sendiri

Laporan : Diaz
Editor : Noviani Dwi Putri

SWARAID-PALEMBANG, (05/01/2021): Vaksin buatan pabrik farmasi Sinovac telah didistribusikan ke beberapa provinsi di Indonesia menjadi harapan baru bagi penuntasan covid-19 di Tanah Air. Truk Biofarma yang membawa vaksin Sinovac dari Bandung, Jawa Barat telah tiba di gudang farmasi Dinas Kesahatan Provinsi Sumsel Senin (04/01/21) pukul 06:38 WIB dengan pengawalan ketat oleh aparat keamanan dan mobil Barakuda.

Dengan membawa 30.000 vial vaksin corona ditargetkan akan habis dalam waktu tiga hari mendatang, yang akan didistribusikan ke 7 Kabupaten Kota di Sumsel sebagai vaksinasi tahap pertama.

Gubernur Sumatera Selatan menguturakan kegembiraannya. Bagi Deru ini akan memotivasi masyarakat meski bila dibandingkan dengan jumlah penduduk di Sumsel tentu masih kurang. Deru menerangkan terkait untuk mencukupi kebutuhan vaksin, pihaknya tidak sungkan mengajak Walikota atau Bupati untuk membeli secara mandiri vaksin dengan tetap atas keputusan Presiden. Hal ini sebagai langkah inisiatif dalam mempercepat pemuliahan segala sektor yang terdampak akibat pandemi virus Corona.

“Kita akan vaksinasi secara proporsional tetatpi itu tadi jika memang alokasi kuota kita belum memenuhi, saya akan ajak pak Wali, Bupati se-sumsel ini untuk kita membeli saja dengan arahan pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan, kalau ini belum ada alokasi nasional karena kita ingin segera pulih.”

Baca Juga :  Parkir Festival Bidar 2025 Cuma di 2 Titik Resmi, Dishub & Satpol PP Siap Kawal Arus Penonton!

Deru menjelaskan terkait pengalokasian vaksin yang ada akan dibagikan secara proporsional, dengan lebih diperuntukan kepada garda terdepan pengamanan covid-19.

“Masing-masing itu akan mengutamakan nakes, petugas-petugas garda terdepan, dan yang paling penting anak didik dan guru akan kita utamakan, masalah alokasi kita akan proporsional.” Jelasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Sumatera Selatan juga memberikan pernyataan kesiapannya untuk menjadi pengguna pertama vaksin tersebut di Sumsel. Dengan bahasa Palembang tanpa ada rasa khawatir Gubernur Sumatera Selatan juga setelahnya akan mengajak seluruh Bupati Walikota se-Sumsel menjadi yang pertama penggunaan vaksin, sebelum masyarakat yang menggunakan vaksin tersebut.

” Wih, aku duluan!. Kalau memang sudah datang aku duluan dak papo. Di kota aku minta Pak Wali duluan, jadi para pemimpin harus menunjukan kepada yang dipimpin kita bukan hanya mengajak tapi juga memberi contoh kita ini butuh pemulihan.” Tegasnya.

Terakhir, Herman Deru menyampaikan terkait apabila memang mengharuskan membeli vaksin, Deru menjelaskan dalam penganggaran untuk pembelian vaksin akan menggunakan dana CSR dari perusahaan-perusahaan BUMN di Sumsel.

Baca Juga :  Laga Gengsi ! Tuan Rumah Vs 3 Tim Kuat Fourfeo Cup 2020

“Harganya kan variatif, ada yang harganya ratusan ribu, bahkan ada yang mahal kita belum tau. Sumsel mau ngajak ini. seluruh BUMN yang ada di Sumsel ngadain CSR nya bila perlu untuk beli vaksin yang Pertamina, PTPA, Pusri dan lain lain. Jadi gak harus banyak membebani APBD kita”. Terangnya.

Seirama dengan Gubernur Sumatera Selatan, Walikota Palembang juga mengungkapkan kesiapannya menjadi pengguna vaksin pertama di kota Palembang. Selain itu Harnojoyo juga dalam pendistribusian vaksin di kota Palembang di tahap awal akan di peruntukan secara proporsional.

“Seperti yang di katakan Pak Gubernur, jadi yang ada kita akan manfaatkan dulu secepatnya. Tentu sekali lagi dengan izin Dinas Kesehatan, mudah- mudahan ini menjadi motivasi terhadap keresahan kita terhadap virus Corona.” Tutup Harno.

 

Komentar