SWARAID – PALEMBANG, (21/10/20) : Polrestabes Palembang dikejutkan atas kejadian pembacokan oleh sejumlah kawanan begal yang menimpa seorang pengemudi GOCAR yang membawa kendaraan bernomor polisi BG 1163 MN jenis mobil Sigra warna silver.
Korban yakni bernama Indra (40) warga kelurahan 9/10 ulu salah satu The Mob Family yang dibacok di halaman Polrestabes Palembang, Rabu (21/10/20) dini hari tadi sekitar pukul 00.20 WIB.
Dari kejadian tersebut korban Indra mengalami luka bacok di bagian kepala yang lumayan parah serta kaca mobil pecah akibat dihantam pelaku dengan balok saat mereka melancarkan aksinya.
Menurut informasi dari saksi sekitar halaman Polrestabes, pelaku berjumlah 4 orang yang diduga telak sekawanan residivis rampok atau begal yang ada di Kota Palembang.
Lenosi (32) selaku penanggung jawab dari komunitas The Mob Family Palembang sekaligus rekan korban ikut angkat bicara dan menjelaskan kronologi kejadian yang menimpa rekannya tersebut.
“Saya lihat dari riwayat terakhir teman saya ini, dia terakhir menarik penumpang seorang diri bernama Putri.” Terang Lenosi kepada SWARAID.
Dilihat dari riwayat terakhir di aplikasi GOCAR, penumpang perempuan tersebut dijemput sendirian oleh korban di Lorong Ama Kertapati Palembang, dengan tujuan ketempat hiburan malam di Jalan Kolonel H. Burlian KM 9.
“Sebelum ke lokasi tujuan penumpang tersebut minta berhentikan di dekat Simpang KB Kertapati untuk mengatakan alasan jemput temannya satu lagi dikawasan Universitas Muhammadiyah Palembang.” Ujarnya.
Korban menuruti permintaan dari penumpang, lalu saat sampai dilokasi permintaan penumpang, korban melihat gerak gerik mencurigakan dari penumpang karena dia sedang menelfon rekannya yang meberitahukan bahwa ia sedang didalam mobil GOCAR dan dilokasi.
“Waktu di Ruang UGD korban sempat menjelaskan ke saya, bahwa tak lama dia sampai mengantar ke lokasi permintaan penumpang, penumpang perempuan tersebut langsung turun dari mobil dan tak lama kemudian ia dihampiri 4 pria membawa 2 kendaraan motor serta balok kayu dan langsung meneriakkan korban untuk keluar dari dalam mobil.” Jelas Lenosi.
Melihat aksi mencurigakan yang dilakukan 4 pria itu korban Indra spontan menabrakkan mobilnya kearah sepeda motor mereka dan motor sempat terseret sampai kepinggir jalan.
“Lalu rekan saya Indra tak pakai lama langsung menancap gas mobil untuk lari dari hadangan mereka, tetapi 4 pelaku tersebut mengikutinya.” Jelas Lenosi kembali.
Saat sampai di dalam halaman Polrestabes Palembang tepatnya di depan gedung SPKT, 4 pelaku tersebut berhasil menghentikan GOCAR tersebut dan akhirnya para pelaku memecahkan kaca mobil sontak langsung membacok kepala bagian belakang korban.
“Harapan dari rekan saya berlari menuju ke dalam halaman Polrestabes guna untuk meminta keamanan dari pengejaran para pelaku dan perlindungan dari polisi setempat. Tapi posisi nya di dalam halaman tersebut tidak ada yang melihat, alhasilnya tidak ada yang menolong dari bacokan pelaku. Dan para pelaku dengan bebas tanpa halangan apapun langsung melarikan diri dari TKP.” Tutup Lenosi.
Sementara itu Kasubbag Humas Polrestabes Palembang AKP Irene membenarkan adanya laporan atas kejadian tersebut.
“Dari informasi yang kami selidiki aksi yang jelas disebut sebagai tindak perampokkan ini terjadi di Jalan Yaktapena I Plaju Palembang. Diketahui korban sempat melarikan diri dengan mobilnya ke dalam halaman Mapolrestabes.” Terang Irene.
AKP Irene membantah kalau dipos penjagaan tidak ada yang jaga, saat dikonfirmasi langsung darinya bahwa ada petugas yang berjaga dipos depan tersebut.
“Saat ini Kapolrestabes kita yang langsung ikut memeriksa, untuk perkembangan kasus ini akan kita informasikan lebih lanjut setelah mengumpulkan bukti-bukti yang konkrit. Karena untuk saat ini kami menduga perampokkan ini telah direncakan sebelumnya oleh 4 pelaku dan penumpang perempuan tersebut.” Tutup Kasubbag Humas Polrestabes Palembang.
